Berjuang Bersama, Bekerja Sekuat Tenaga, Jadikan Negara Bersih Dari Narkotika

112

tobasatu.com, Sergai | Jajaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (26/6) lalu melaksananakan upacara dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), kegiatan dilaksanakan di Lapangan Apel Dinas Satpol PP, Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bupati Sergai, Ir H Soekirman dengan Pemimpin Upacara Kompol Altur Pasaribu, sedangkan Perwira Upacara Kepala BNN Sergai, Drs Adlin Tambunan MH.

Turut serta juga dalam pelaksanaan upacara Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Pasaribu, perwakilan Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, serta ratusan ASN di lingkungan Pemkab Sergai.

Dalam sambutan tertulis Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang dibacakan oleh bupati, bahwa salah satu tantangan yang dihadapi adalah permasalahan kejahatan narkotika.

Indonesia ditengah-tengah perang melawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Karena apabila tidak ditangani secara bersama-sama oleh semua elemen masyarakat maka akan mengancam eksistensi bangsa yang berdampak pada rusaknya tatanan sosial, serta mengancam kondisi ketahanan nasional suatu negara.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa pembangunan manusia sebagai sumber daya pembangunan menekankan manusia sebagai pelaku pembangunan yang memiliki etos kerja produktif, keterampilan, kreativitas, disiplin, profesionalisme serta memiliki kemampuan memanfaatkan, mengembangkan dan menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yang berwawasan lingkungan maupun kemampuan manajemen.

Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut, generasi milenial akan sangat mudah untuk menyebarluaskan informasi mengenai upaya penanggulangan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di masyarakat.

“Hal ini selaras dengan tema nasional HANI Tahun 2019, yaitu Untuk Mewujudkan Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas,” kata Wapres Jusuf Kalla.

Sedangkan untuk penanggulangan permasalahan narkotika, harus dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.

BACA JUGA  Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa di Sergai, Pemdes Dituntut Lebih Mandiri

Penanggulangan tersebut dapat dilakukan secara seimbang melalui pendekatan hukum dan pendekatan kesehatan, sosial, serta pendidikan sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Indonesia dapat terlaksana dengan baik.

Ditambahkan Jusuf Kalla, bahwa untuk menghadapi tantangan ancaman kejahatan narkotika dengan modus operandi yang kian beragam. Dibutuhkan kimotmen, semangat, dan tekad yang kuat dalam mengatasi permasalahan yang tanpa batas.

Memerangi narkoba sampai tuntas menjadi prioritas pemerintah bersama dengan masyarakat. Oleh karenanya, dukungan seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan dalam mengemban tugas dan amanah yang diberikan oleh rakyat.

“Marilah berjuang bersama, bekerja sekuat tenaga, menjadikan negara kita bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Karena jika masyarakat sehat maka negara akan kuat,” uajarnya. (ts-18)

Loading...
loading...