Polisi di Karo Tewas Usai Tangkap DPO Kasus Narkoba

1524
tobasatu.com, Karo | Maut menjemput Kanit II Satnarkoba Polres Karo, Aipda Hasmion Meliala (46), sesaat ia menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus narkoba.
Kasat Narkoba, AKP Sopar Budiman, kepada wartawan menjelaskan Hasmion ikut pada saat penangkapan Pijay Sinulingga, Jumat (28/6/2019). Ketika penangkapan berlangsung, Hasmion bergumul dengan tersangka. Setelah membekuk Pijay, mereka bergeraj ke Polres Karo. Namun baru 1 Km perjalanan, tepatnya di  Desa Keriahen, Kecamatan Juhar, Hasmion mengeluhkan sakit pada bagian rusuk sebelah kanan.
“Kemudian personel menitipkan tersangka ke Polsek Tiga Binanga. Beliau (Hasmion) meminta untuk memanggil tukang kusuk. Namun belum sempat lagi dikusuk, almarhum sudah tidak sadar diri alias pingsan, sehingga kami bergegas untuk membawanya ke luskesmas terdekat,” katanya.
Saat di Puskesmas Tigabinanga, Hasmion diberikan oksigen. “Setelah ditangani selama 1 jam, kami berkonsultasi dengan perawat apakah masih sempat kami bawa ke RS Efarina Etaham. Perawat bilang bisa, tetap apa boleh buat, kehendak Tuhan lain, sehinga Mion menghembuskan napas terakhirnya,” ungkap Sopar sembari meneteskan air mata.
Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka  di Simpang Desa Nangbelawan, Karo. Sopar juga mengatakan bahwa saat ini seluruh jajaran Polres Tanah Karo dalam keadaan berduka. “Kita kehilangan bunga negara terbaik,  kiranya Tuhan menerima sahabat kita di sisiNya,” tutupnya.
Sementara itu, Kapolres Tanah Karo, AKBP Benny R Hutajulu, mengatakan bahwa almarhum Aipda Hasmion Milala merupakan personil yang berprestasi dalam mengungkap tindak pidana narkotika.
Beberapa prestasi almarhum selama bertugas, pengungkapan sabu dengan berat 28 gram di Desa Bintang Meriah pada Februari 2019. Lalu pengungkapan sabu dengan berat 30 gram di Berastagi pada Maret 2019. Pengungkapan sabu dengan berat 9000 gram di Merek pada April 2019 dan pengungkapan sabu dengan berat 850 gram di Berastagi pada  Juni 2019,” papar Benny kepada wartawan.
Sementara Hermanto Meliala, adik Hasmion, mengungkapkan almarhum meninggalkan 1 orang istri, 5 orang anak dan 2 orang cucu. Kalau tidak ada halangan, katanya, pada Minggu (30/6/19) almarhum di pesta adatkan terlebih dahulu di Jambur Tuah Lopati Jalan Samura Kabanjahe. Rencana disemayamkan di Pasar Pinter Desa Berastepu secara Gereja GBI, Alu Gendang Mentas. (ts-09)
Loading...
loading...