Duo Jambret Ini Meringis Kesakitan Didor Personel Polsek Air Batu

431
Dua jambret yang ditembak Personel Polsek Air Batu.

tobasatu.com, Medan | Personel Polsek Air Batu menembak dua jambret yang dinilai sering beraksi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan – Rantau Parapat atau persisnya di kawasan Dusun III desa Air Teluk Hessa Kecamatan Air Batu, (6/7/2019).

Kapolsek Air Batu, Iptu Rianto SH.MAP didampingi Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Mulyoto saat dikonfirmasi menjelaskan, kedua pelaku yang berhasil ditangkap yaitu, Rudi Oloan (31) warga Dusun I Desa Sipaku Area yang bertindak sebagai joki, dan Herman Syahputra (33), warga Dusun I Desa Hessa Perlompongan yang bertindak sebagai eksekutor.

“Awalnya kedua pelaku itu sempat dihakimi warga, beruntung petugas cepat datang ke lokasi kejadian, sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari,” ungkap Iptu Rianto kepada tobasatu.com.

Iptu Rianto menjelaskan kejadian itu berawal saat pasangan suami istri, Iwan Syahlan (40) dan Indri Susanti (38), warga Riau yang menumpangi mobil mini bus bernomor polisi BM 1921 UL melaju di Jalinsum.

“Namun secara tiba–tiba dari arah sebelah kiri, ada dua orang pria yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor mengambil tas dan sontak istrinya menjerit serta berteriak rampok. Kedua pelaku yang mencoba melarikan diri akhirnya berhasil dibekuk setelah dihadang petugas Satuan Lalu Lintas yang sedang melakukan razia. Satu orang pelaku ditangkap petugas dan satu orang lagi ditangkap warga,” terangnya.

Selanjutnya, lanjut Iptu Rianto, kedua pelaku berikut dengan barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Air Batu.

“Setelah diinterogasi, kedua pelaku mengaku sudah lima kali melakukan hal yang serupa di lokasi yang berbeda, dan mirisnya lagi saat akan dilakukan pengembangan kedua pelaku itu berusaha melarikan diri sehingga diberi tindakan tegas secara terukur oleh petugas,” tegasnya.

BACA JUGA  Tidak Kuat Bercinta, Pria Ini Ditemukan Tewas di Dalam Kamar Hotel

Kapolsek Air Batu juga menghimbau bagi pengendara kendaraan bermotor, khususnya mobil agar tidak membuka kacanya terlampau lebar.

“Karena kejahatan jalanan bisa saja terjadi jika mereka mendapat kesempatan untuk berbuat. Kita semua harus waspada, sebab kejahatan bisa saja dapat terjadi jika ada kesempatan,” himbaunya.

Terpisah, tersangka Rudi Oloan dan Herman Syahputra saat dikonfirmasi mengakui bahwa mereka sudah sering melakukan pencurian dengan modus mengambil barang–barang berharga dari kaca mobil yang terbuka.

”Betul bang, kami sudah lima kali beraksi mengambil barang milik pengendara mobil yang kaca mobilnya terbuka,” ucap mereka berdua sambil meringis menahan rasa sakit akibat salah satu kakinya ditembus oleh timah panas.

Sementara itu, korban Indri Susanti saat dimintai keterangan mengaku bahwa dirinya  sempat shock sesaat karena tas berisi uang serta barang berharga lainnya diambil orang tidak dikenal.

“Beruntung kedua pelakunya dapat berhasil diamankan oleh petugas.Sebelumnya kami baru menjenguk keluarga yang sedang sakit di Desa Rawang Pasar IV.Akibat kejadian ini, perjalanan kami menjadi terhambat untuk pulang ke daerah Riau,” ungkap Iwan Syahlan. (ts-23)

Loading...
loading...