IKA Unand Siap Dukung Universitas Andalas Masuk Peringkat Dunia

218
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKA Unand, DR.H.Asman Abnur, SE, MSI, usai memberikan plakat kepada Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA, Agus Tripriyono yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

tobasatu.com, Medan | Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas (Unand) menyatakan siap mendukung universitas yang berada di Kota Padang, Sumatera Barat itu agar bisa masuk peringkat dunia.

Menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKA Unand, DR.H.Asman Abnur, SE, MSI, saat ini Universitas Andalas masih jauh tertinggal dibanding negara-negara tentangga seperti Singapura yang memiliki tiga universitas yang masuk peringkat 10 besar dunia. Demikian juga Malaysia, punya universitas yang masuk peringkat 20 besar dunia.

“Kita saat ini masih berada di bawah peringkat 300 dunia. Kita mendorong universitas Andalas masuk minimum 300 besar dunia dulu baru kemudian menuju 100 besar dunia,” tutur Ketua IKA Unand, DR.H.Asman Abnur,SE, MSi, ditemui wartawan usai membuka acara Silaturrahmi Nasional (Silatnas) IKA Unand,di Hotel Garuda Plaza, Medan, Sabtu (6/7/2019).

Dalam Silatnas yang dirangkai dengan seminar dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tersebut, Asnan Abnur yang juga Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia pada Kabinet Kerja juga menjadi pembicara dengan makalah berjudul “Ekonomi Indonesia Pasca Pemilu : Mengantisipasi Perang Dagang dan Dinamika Revolusi Industri 4.0”.

Asnan yang dalam kesempatan didampingi Ketua DPD IKA Unand Sumut, Dr. Yulizar, SpM dan Anggota DPRD Sumut yang juga Anggota IKA Unand Muhri Fauzi Hafiz, menyatakan saat ini Unand telah memiliki program ‘Student Mobility” yakni sebuah program penyampaian materi mata kuliah dalam bahasa Inggris, serta program ‘Student Exchange” atau pertukaran pelajar dimana 300 mahasiswa Unand setiap tahunnya dikirim untuk mengikuti pertukaran pelajar di berbagai kampus di dunia.

“Para alumni yang tersebar di berbagai daerah dimintakan sumbangsihnya untuk kemajuan Universitas Andalas,” ujar Asnan seraya menyebutkan kepada mahasiswa perlu ditanamkan jiwa interpreneur.

BACA JUGA  Ekonomi Syariah Jadi Solusi Perang Dagang dan Dinamika Revolusi Industri 4.0

Guna mendukung kualitas pendidikan, saat ini Unand juga telah memiliki Universitas Dharma Andalas, yakni universitas yang berada di bawah binaan para alumni, dimana pembinanya juga adalah alumni.

Ketua DPD IKA Unand Sumut , Dr. Yulizar, SpM menyatakan terima kasih atas kepercayaan pengurus IKA Unand sehingga acara tersebut berjalan dengan sukses.

“Di Sumut, terdapat 7 IKA Fakultas, dan kami melaksanakan acara silaturrahmi terjadwal setiap tiga bulan dengan tuan rumah masih-masing fakultas secara bergantian. Kita menjalin silaturrahmi dengan mengambil falsafah orang Minang “Kaba baiak baimbuan, kaba buruak bahambauan (kabar baik dihimbaukan, kabar buruk dihabumburkan),” ujar Yulizar.

Pembukaan Silatnas IKA Unand sebelumnya diresmikan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi diwakili Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan SDA, Agus Tripriyono.

Dalam sambutannya, Agus menyatakan ikatan alumni memiliki peran penting dalam perkembangan serta pembangunan di Sumatera Utara.

Agus mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memiliki visi dan misi menjadikan Sumut sebagai daerah yang maju, aman dan bermartabat. Dalam mewujudkan hal tersebut diperlukan kerjasama dan kolaborasi masyarakat dan antar instansi di jajaran Pemprovsu.

“Tentunya kolaborasi dengan ikatan keluarga alumni Unand  ini membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam perkembangan di masa yang akan datang,” sebutnya.

Pembukaan Silatnas IKA Unand ditandai dengan pemukulan gondang Sembilan oleh Ketua IKA Unand, DR.H.Asman Abnur,SE, MSi, bersama sejumlah pemateri yang tampil dalam seminar tersebut diantaranya Rektor III Universitas Andalas Hermansyah, Dekan FE dan Bisnis UI Ari Kuncoro dan lainnya. (ts-02)

Loading...
loading...