Poldasu Bongkar Praktik Penyeludupan 25 WNI ke Malaysia

111

tobasatu.com, Medan | Subdit IV/Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut membongkar praktik penyelundupan 25 orang Warga Negara Indonesia (WNI) dari Teluk Nibung Kota Tanjung Balai, Rabu (10/7/2019) kemarin.

Rencananya WNI itu akan dipekerjakan secara ilegal di negara tersebut. Ke 25 orang yang diselamatkan itu terdiri dari 6 wanita dan 19 pria. Mereka berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia.

“Jadi 25 orang ini diberangkatkan tanpa dilengkapi dukumen resmi,” terang Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Donald Simanjuntak kepada wartawan di Mapoldasu, Jumat (12/7/2019).

Dijelaskanya, dalam kasus penyeludupan manusia ini, pihaknya juga berhasil meringkus seorang agen penyalurnya bernama Amirullah Abdullah. Selain itu polisi juga menyita barang bukti 1 unit kapal mesin 6 feston, dan uang tunai sebesar Rp 1,6 juta.

“Modusnya, pelaku mencari orang-orang untuk dijadikan tenaga kerja ke Malaysia, namun tidak resmi. Hal ini dilakukan melalui jalur tikus di Tanjung Balai untuk keuntungan pribadi atau kelompok,” jelasnya.

Donald menerangkan, dari para calon TKI Ilegal ini, pelaku meminta uang sebesar Rp 2.200.000 hingga Rp 2.350.000. Karenanya terhadap pelaku akan dijerat dengan Pasal 120 UU RI Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian.

“Dari 25 korban ini, diantaranya sebanyak 9 orang (4 laki-laki dan 5 perempuan) merupakan asal Sumut, 2 orang laki-laki asal Sulawesi Barat, 4 orang (3 laki-laki dan 1 perempuan) asal Aceh, 1 orang laki-laki asal Riau, dan 9 orang laki-laki asal Jambi,” paparnya.

Sementara itu, Kasubdit IV/Renakta Kompol Reinhard Nainggolan menyebutkan, dalam kasus ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap 2 orang DPO lainnya. Keduanya yakni berinisial A yang berperan untuk mengumpulkan calon TKI dari masing-masing agen, serta S selaku pemilik.

“Keduanya masih kita kejar. Sedangkan terhadap tersangka Amirullah Abdullah sudah di tahan,” tandasnya. Pelaku Amirullah mengaku jika dirinya baru dua kali melakukan pengiriman calon TKI ke Malaysia.

BACA JUGA  Seludupkan 14 Kilogram Narkoba, 2 WNA Ditembak Mati

Sebelumnya, ia mengatakan dirinya hanya mengirim 2 orang saja yang disebutnya merupakan anaknya. “Mereka ini sebetulnya sudah pernah bekerja di Malaysia. Jadi ini saya hanya menyalurkan saja,” pungkasnya. (ts-05)

Loading...
loading...