MotoGp Tetap Punya Pamor Meski Kehilangan Rossi

415
Valentino Rossi

tobasatu,com, Jakarta | Pebalap MotoGp Valentino rossi memang tidak muda lagi. Cepat atau lambat The Doctors bakal pensiun. Meskibegitu, balapan MotoGp tak akan kehilangan daya tariknya.

Kabar pensiun Rossi jadi pembicaraan hangat dikalangan pencinta MotoGp, sejak komentar bos Yamaha, Lin Jarvis. Ia katakan, masa depan Yamah tidak lagi bersama rider Italia tersebut. Di musim ini, Rossi yang kini berusia 40 tahun, baru naik podium dua kali dan sudah tiga kali retired dalam sembilan balapan pertama.

Sejak Assen 2017, Rossi belum lagi bisa menyumbang kemenangan bagi Yamaha. Hal ini membuat ia mulai diragukan dapat meraih gelar juara dunia kesepuluh dalam kariernya. Kontrak Rossi dengan Yamaha akan berakhir pada 2020, ketika usianya 41 tahun. Kungkinkan Rossi bakal gantung helm di akhir musim ini, atau setelah memenuhi kontraknya.

Meski begitu, Jarvis percaya MotoGP tidak akan kehilangan pamornya setelah Rossi pensiun nanti. Jarvis membandingkan dengan balap F1 usai Michae Schumacher pensiun. “Balapan terus bertahan, seperti juga ketika Michael Scumacher pensiun.”

Rossi menjadi salah satu pebalap ikonik MotoGP dengan basis besar penggemar di seluruh dunia. Jarvis menilai, MotoGP tetap tidak akan kehilangan penonton di sirkuit.

“Kalau Anda pergi ke sirkuit-sirkuit dunia saat ini dan menghitung ada berapa banyak kaus kuning, Anda akan berpikir kalau Valentino pensiun, jumlah pengunjung akan turun 50 atau 60 persen. Namun, saya tidak berpikir demikian,” sambung Jarvis kepada Motorsport-Total.

“Di MotoGP, kualitas balapannya sangat tinggi sekarang dengan enam pabrikan yang terlibat, banyak perusahaan besar, jadi olahraganya akan berlanjut. Sudah pasti Rossi akan dirindukan, tapi hidup kan terus berlanjut, saya pikir dia tetap akan terlibat di dalam olahraga ini.”(ts/dtc)

BACA JUGA  Lorenzo Terancam Dipecat Yamaha
Loading...
loading...