Perda Diharap Menyentuh Kehidupan Sosial Masyarakat 

244
 tobasatu.com, Asahan | Penyampaian laporan pimpinan Panitia Khusus (Pansus) hasil pembahasan rancangan peraturan daerah (ranerda) dan pengambilan keputusan serta pendapat akhir Bupati Asahan dilaksanakan di Aula Rambate Rata Raya Sekretariat DPRD Asahan.
Ketua DPRD Asahan, Benteng Panjaitan mengatakan, dalam rapat paripurna pada  7 Januari 2019, telah dibentuk Pansus ‘A’ untuk membahas 5 rancangan Perda dan Pansus ‘B’ untuk membahas 4 rancangan Perda Kabupaten Asahan.
Kemudian, pada 16 Juli 2019, masing-masing Pansus telah menyelesaikan pengkajian dan pembahasan terhadap Ranperda tersebut.
Pansus ‘A’ yang disampaikan Khairuddin menyampaikan laporannya, ada 5 Ranperda yang diajukan DPRD Kabupaten Asahan yaitu, pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup, lengelolaan sampah, perikanan, penataan dan pembinaan pedagang kaki lima serta pengendalian peredaran minuman beralkohol.
Kemudian dilanjutkan, laporan Pansus ‘B’ yang disampaikan M Haris mengatakan, ada 4 Ranperda yaitu perubahan kedua atas peraturan daerah Kabupaten Asahan No. 12/2011 tentang Retribusi Jasa Umum, perubahan kedua atas Perda Kabupaten Asahan No. 13/2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, izin reklame dan pencabutan Perda Kabupaten Asahan No. 16/2008 tentang Sumber Pendapatan Desa.
Dari 4 rancangan Perda yang dibahas Pansus ‘B’, 1 Ranlerda tentang izin reklame, cukup diatur dengan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang berpedoman kepada Perda tentang RUTR/RDTR.
Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Asahan Winarni Supraningsi menyampaikan, persetujuan bersama antara DPRD Kabupaten Asahan dan Plt Bupati Asahan untuk menetapkan 8 rancangan Perda Kabupaten Asahan menjadi Perda Kabupaten Asahan dengan No. 7/2019 dan No. 22 Bag.Huk-tahun 2019.
Selanjutnya, Plt Bupati Asahan, Surya pada pendapat akhirnya menyamlaikan, dari 9 rancangan Perda yang dibahas Pansus ‘A’ dan ‘B’, ada 1 rancangan Perda yang yang direkomendasikan menjadi Perkada.
Ditambahkannya, apabila DPRD Asahan sependapat, dalam waktu dekat ini, Pemkab Asahan akan mengajukan rancangan Perda di luar Propemperda tahun 2019 yaitu rancangan Perda tentang Pencabutan Perda No. 7/2002 tentang Izin Reklame.
Surya berharap dengan hadirnya 8 Perda ini, akan dapat menyentuh kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Asahan dan segera mensosialisasikan kepada masyarakat pemberlakuan Perda tersebut. (ts-23)
BACA JUGA  Dua Bus, Satu Motor Terlibat Kecelakaan, Nyawa Remaja Melayang
Loading...
loading...