Dituding Terlibat Penggusuran Warkop Elisabeth, Ini Jawaban Hendry Jhon Hutagalung

382
Ketua DPRD Kota Medan Henry Jhon Hutagalung. (tobasatu.com/nida)
tobasatu.com, Medan | Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung membantah tudingan eks pedagang Taman Ahmad Yani (yang dikenal sebagai Warkop Elisabeth) bahwa dirinya terlibat dalam penggusuran yang dilakukan Pemko Medan akhir pekan lalu.
“Apa hubungan saya kesitu? Sayapun gak tau mereka digusur,” tutur Henry Jhon kepada tobasatu.com via SMS, Senin (5/8/2019) pagi.
Menurut Henry Jhon dia sebelumnya juga sudah pernah memberikan pernyataan bahwa dia tidak setuju dengan rencana Pemko Medan melakukan penggusuran.
“Saya usul yang jualan dimundurkan ke dalam Taman Ahmad Yani setelah pagar, jadi tidak di atas trotoar dan mengganggu lalu lintas. Mereka tetap bisa berjualan dan itu win-win solution,” sebut politisi PDI Perjuangan itu.
Menurut Henry Jhon sebagai partai ‘wong cilik’ sudah sepantasnya dirinya sebagai kader PDI Perjuangan membela nasib pedagang.
“Kita harus bela pedagang yang berjuang untuk penghidupan mereka,” sebutnya.
 Sebelumnya pada Minggu (4/8/2019) siang, sekitar 42 pedagang eks Taman Ahmad Yani mengadu ke DPRD Sumut, karena digusur Pemko Medan.
Mereka diterima Anggota DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan.
Salah seorang pedagang, Hodman Pangaribuan menyebut nama Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung terlibat dalam rencana penggusuran.
Menurut Hodman, Henry Jhon keberatan dengan keberadaan Warkop Elisabeth sebab berimbas pada Coffee Dante miliknya yang lokasinya berdekatan dengan warkop tersebut.
Sebelumnya pada Minggu (4/8/2019) malam tobasatu.com berupaya mendapatkan konfirmasi dari Henry Jhon via telpon seluler soal tudingan pedagang itu namun tidak dijawab, pun SMS yang dikirim tidak dibalas. (ts-02)
BACA JUGA  Pembahasan Ranperda Pencabutan Retribusi Izin Perikanan Dinilai Tak Maksimal
Loading...
loading...