Pemkab Asahan Telah Surati PT PP Lonsum Indonesia untuk Dukungan Pembangunan Jarinan Listrik di Dusun 3 Bukit Kijang 

442

tobasatu.com, Asahan | Pemkab Asahan telah menyurati PT. PP Lonsum Indonesia Tbk untuk mendukung pembangunan jaringan listrik PLN di Dusun III Bukit Kijang, Desa Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning, Asahan.

Ini terungkap saat Kepala Desa Gunung Melayu, Syaiful Amri menunjukkan salinan surat dari Pemkab Asahan kepada PT. PP Lonsum Indonesia TBK bernomor: 050/2746 Perihal: Dukungan Pembangunan Jaringan Listrik PLN di Kabupaten Asahan, tertanggal 31 Juli 2019.

“Berbagai upaya sudah kami usahakan selama ini, bahkan kepala desa sebelum saya sudah pernah mencoba cari jalan keluar. Namun hasilnya hampir 50 tahun lamanya kami kayak gini,” ucap Syaiful Amri kepada Tobasatu.com pada Selasa (6/8).

Dalam surat tersebut, lanjut Syaiful, sebagai balasan surat yang dilayangkan pihak PT. PP Lonsum Indonesia Tbk, Pemkab Asahan mengaku belum dapat mengalokasikan biaya ganti rugi terhadap pembebasan tanaman kelapa sawit pada HGU PT. PP Lonsum Indonesia Tbk untuk pembangunan jaringan listrik PLN di Dusun III Bukit Kijang Desa Gunung Melayu Kecamatan Rahuning. Ini dikarenakan keterbatasan kemampuan keuangan APBD Asahan.

“Bahkan dalam surat tersebut untuk dapat merealisasikan listrik di Dusun 3 Bukit Kijang, Pemkab Asahan masih akan terus berharap besar ganti rugi tanaman Kelapa Sawit tersebut dapat menjadi Program CSR PT. PP Lonsum Indonesia Tbk bagi masyarakat sekitar,” paparnya.

Dirinya mengungkapkan untuk diketahui bersama sebelumnya PT. PP Lonsum Indonesia Tbk telah melayangkan Surat ke DPRD Asahan, bernomor: CS-61/LSIP/V/2019 tertanggal 23 Mei 2019 lalu.

Dalam surat tersebut, pihak PT. PP Lonsum Indonesia Tbk setuju sebagian tanaman sawit dirubuhkan untuk pembangunan jaringan listrik dengan perjanjian Pemkab Asahan harus bersedia/setuju untuk memberikan biaya kompensasi senilai Rp611.861.140.

BACA JUGA  Komisi D DPRD Sumut Desak PT Mabar Elektrindo Hentikan Sementara Operasionalnya

Dalam surat yang ditandatangani langsung Presiden Direktur PT. PP Lonsum Indonesia Tbk, Benny Tjoeng tersebut, pihak PT. PP Lonsum Indonesia Tbk beralasan, nilai kompensasi tersebut dihitung dengan pertimbangan antara lain umur produktif tanaman, data produktifitas/pokok tahun 2018, harga TBS Kelapa Sawit dari Disbun Sumatera Utara.

Terpisah, Kadis Kominfo Asahan, Rahmat Hidayat Siregar M.Si membenarkan terkait surat tersebut. “Benar. Kan mereka sebuah perusahaan yang mempunyai dana CSR-nya untuk warga sekitar. Ya sudah seharusnya juga dana itu dipergunakan bukan minta ke kita,” ucap Rahmat Hidayat melalui via telepon seluler. (ts-23)

Loading...
loading...