Panitia Kurban di Sumut Juga Gunakan ‘Besek’ Sebagai Pengganti Kantong Plastik

98
Panitia Kurban di Sumut Gunakan Besek sebagai wadah daging kurban untuk menggantikan fungsi kantong plastik.

tobasatu.com, Medan | Penggunaan ‘Besek’ yakni anyaman dari bambu sebagai pengganti kantong plastik untuk wadah daging kurban mulai digaungkan, guna kelestarian lingkungan. Di Sumut, penggunaan besek telah dimulai oleh Panitia Kurban Masjid Agung Medan.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, pun memberi apresiasi atas penggunaan besek oleh panitia kurban Masjid Agung Medan, saat melakukan penyembelihan hewan kurban pada Minggu (11/8/2019).

“Plastik ini kan sulit terurai, ini lah yang menyebabkan penumpukan sampah, saluran tersumbat, dan lain sebagainya. Ekosistem rusak juga memicu banjir,” katanya.

Gubsu Edy Rahmayadi secara simbolis memberikan bantuan hewan kurban dari Pemprov Sumut dan Presiden Jokowi.

Edy bersyukur pembagian daging tanpa kantong plastik di Masjid Agung menggunakan wadah anyaman bambu “Besek”. Dirinya mengatakan langkah ini menjadi awal yang bagus dan berharap agar tahun depan sudah tidak ada lagi yang menggunakan kantong plastik.

Dalam kesempatan itu Gubsu Edy Rahmayadi secara simbolis menyerahkan seekor sapi jenis Limosin dengan berat 1,3 ton secara pribadi, satu ekor sapi seberat 1,4 ton dari Presiden RI Jokowi, dan 15 ekor lainnya dari Pemprov Sumut dengan berat rata-rata 250 kg.

Gubernur terlihat didampingi oleh Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut Sabrina, serta sejumlah OPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Mantan Pangkostrad itu kemudian menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada panitia. “Selamat bertugas kepada panitia kurban, semoga pelaksanaannya bisa berjalan lancar dan daging-daging ini bisa tersalur dan dinikmati masyarakat khususnya kaum duafa. Tetap semangat ya, ini jadi ladang pahala bagi kalian,” ucapnya, saat meninjau penyembelihan.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk memetik hikmah dari peristiwa kurban ini. Katanya, pengorbanan yang dilakukan hari ini belum ada apa-apanya dengan apa yang dirasakan oleh Nabi Ibrahim yang menerima perintah untuk mengurbankan anaknya.

BACA JUGA  10 Bulan Menjabat, Gubsu Edy Sudah 8 Kali Lantik Pejabat

“Allah ganti dengan hewan kurban karena keteguhan iman Nabi Ibrahim. Kita patut lega karena hari ini kita hanya diminta untuk menyisihkan harta kita, dan itu juga untuk tujuan yang amat baik, untuk dibagikan khususnya bagi kaum duafa,” tuturnya.

Berikutnya, Gubernur dan rombongan juga meninjau penyembelihan kurban di Masjid Raya Al-Mashun, Jalan Sisingamangaraja No 61 Medan. Di sana, juga dilakukan penyerahan 1 ekor sapi dengan berat 759 kg secara simbolis kepada panitia kurban.

Sementara itu, Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprov Sumut Muhammad Yusuf menyebutkan bahwa tahun ini Pemprov berkurban sebanyak 130 ekor sapi. Pembelian sapi ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan dihimpun secara pribadi oleh Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, serta jajaran OPD Setdaprov dan Pemprov Sumut, BUMD dan BUMN.

Kurban Pemprov Sumut ini, kata Yusuf, disalurkan ke seluruh 33 kabuten/kota se-Sumut melalui panitia kurban di masjid-masjid kabupaten/kota. (ts-02)

Loading...
loading...