Mahasiswa Asal Papua di Medan Gelar Aksi Solidaritas di Gedung DPRD Sumut

205
Mahasiswa asal Papua saat menggelar aksi solidaritas di Gedung DPRD Sumut, Senin (19/8/2019).
tobasatu.com, Medan | Puluhan mahasiswa asal Papua menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol di Medan, Senin (19/8/2019).
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap pengepungan asrama mahasiswa asal Papua di Surabaya.
Dalam aksinya, mahasiswa yang merupakan gabungan dari sejumlah kampus di Medan ini menyatakan mereka juga merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), cinta akan Indonesia.
“Namun insiden yang terjadi di Surabaya, menunjukkan kami seolah-olah bukan bagian dari Negara ini. Kami disebut monyet, disebut bodat seolah kami bukan bagian dari negara ini. Kami tidak terima diperlakukan seperti itu,” tutur salah seorang mahasiswa.
Mahasiswa juga meminta agar aparat kepolisian membebaskan sekitar 43 mahasiswa Papua di Surabaya yang terlibat kasus dugaan pembuangan bendera, agar segera dibebaskan.
Aksi diterima Wakil Ketua Komisi A Brilian Moktar, yang meminta mahasiswa untuk menindaklanjuti pengaduan tersebut secara hukum yang benar.
“Jadi tolong kalian jangan pulang (ke Papua–red), mari sama-sama kita bangun Sumut ini,” ujar Brilian Moktar.
Sebagaimana diketahui saat ini kondisi di Manokwari, Papua, semakin memanas menyusul insiden pengusiran mahasiswa Papua di Surabaya.
Ricuh di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan Surabaya, berlangsung pada Sabtu (17/8/2019), sore. Polisi berencana menjemput mahasiswa asal Papua di asrama terkait insiden pembuangan bendera merah putih. (ts-02)
Loading...
loading...