Cabuli Ponakan yang Masih Belia, Pria Gaek Mendekam di Tahanan

118
Ilustrasi

tobasatu.com, Pancurbatu | Seorang pria berinisial A (45), warga Jalan Stasiun Kreta Api, Kelurahan Delitua Timur, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, harus merasakan dinginnya lantai tahanan lantaran nekat mencabuli keponaknnya yang masih berusia 10 tahun.

Aksi cabul itu dilakukannya pada bulan April lalu, setelah diringkus petugas kepolisian, Rabu (28/8/2019) ia pun menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam yang bersidang Pancurbatu, dipimpin ketua Majelis Hakim, Rina Sulastri Sibarani SH MH dan dua hakim anggota masing-masing Angga Lanton SH MH Diana Febrina Lubis SH MKn, dengan Jaksa penuntut Umum Doglas SH.

Dalam sidang terkuak kalau terdakwa mencabuli keponakannya tersebut telah berulang kali dan sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian pada, Sabtu 27 April 2019 lalu. A sempat melarikan diri dan bersembunyi setelah tau kalau perbuatannya dilaporkan.

Merasa telah aman, ia kembali ke Delitua. Ternyata kepulangannya ke Delitua dilihat oleh orangtua korban yang langsung menangkapnya. Saat akan ditangkap, A berusaha melawan dan ingin melarikan diri. Warga sekitar yang juga sudah resah dengan tingkah A ikut membantu orangtua korban.

Setelah makukan pemeriksaan terhadap A, majelis hakim melanjutkan persidangan dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk korbannya.

Usai mendengarkan keterangan saksi yang semuanya memberatkan terdakwa, majelis hakim menunda persidangan hingga minggu depan dengan agenda keterangan saksi tambahan. Korban saat dikonfirmasi usai persidangan mengatakan kalau pamanya tersebut melakukan pencabulan terhadap dirinya sejak ia masih duduk dibangku kelas 4 SD.

“Sejak duduk di bangku kelas 4 SD,” ungkapnya seraya berharap agar majelis hakim memberikan hukuman berat kepada pamannya itu. (ts-23)

BACA JUGA  Ketahuan Cabuli Anak Tetangga, Pedagang Sate Remuk Diamuk Warga
Loading...
loading...