Tawuran di Jalan, Pelajar Digiring Polisi

166

tobasatu.com, Medan | Hanya karen handpone milik temannya hilang, tujuh orang pelajar tawuran di jalan, Jumat (30/8/2019).

Tawuran berawal dari seorang siswa berinisial MA, pelajar kelas X SMK Negeri Pancurbatu mendapat kabar kalau handpone milik temannya hilang karena diambil orang.

Dengan gerak cepat MA meluncur ke SMP ST Petrus Simpang Jalan Luku, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor. Tiba di sekolah itu, MA mengumpulkan 15 orang temannya pelajar SMP untuk mencari HP yang hilang.

Begitu mau berangkat mencari, 15 orang anggota MA diharuskan memakai baju berlambang singa meraung bertuliskan Tiger Family Kids.

Setelah semua anggota memakai baju, MA pergi mengelilingi Jalan Luku dengan menggunakan sepeda motor untuk mencari HP yang hilang.

“Ada kawan kami yang kehilangan HP bang. Karena kelompok kami kalau ada masalah harus diselesaikan.

Kami sempat tawuran di jalan mencari HP itu,” beber 7 pelajar yang berhasil di jaring polisi saat tawuran.

Melihat puluhan pelajar tawuran di tengah jalan sambil melempari pengendara. Sandhi (47), warga sekitar Jalan Luku menghubungi pihak kepolisian.

Tak lama Pihak kepolisian Polsek Delitua yang mendapat kabar ada tawuran dengan gerak cepat meluncur ke lokasi.

“Banyak kali tadi orang ini tawuran di jalan bang. Semua pelajar ini melempari pengendara gegara HP kawanya hilang,” ujar Sandhi.

Kapolsek Delitua, kompol Efianto melalui Kanit Intel, Iptu Pol Manis Sembiring kepada sejumlah wartawan mengatakan, begitu mendapat informasi tawuran pelajar di daerah kita. Dengan gerak cepat kita meluncur ke TKP.

“Tiba di TKP, kita berhasil mengamankan 1 orang pelajar SMK Negeri Pancurbatu, 6 orang pelajar SMP ST Petrus dan 1 orang warga sekitar putus sekolah,” ujar Manis Sembiring. (ts-23)

Loading...
loading...