Rebut Senjata Petugas, Perampok di Medan Tewas Ditembak

1119

tobasatu.com, Medan | Personel Sat Reskrim POlrestabes Medan (Tim Pegasus) berhasil meringkus dua orang pelaku perampokan di Alfamart Jalan Kapten Batu Sihombing, Kelurahan Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Selain keuda pelaku, petugas juga menangkap seorang penadah. Peristiwa perampokan itu terjadi pada Minggu (28/4/2019). Satu diantaranya tewas terkena timah panas petugas, seorang lainnya dilumpuhkan di bagian kaki.

Dikatakan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, tersangka tewas bernama Riki Maulana Lubis (26), warga Jalan Sei Bahorok, Medan. Sedangkan tersangka yang dilumpuhkan berinisial DYL alias Dodi (40). Polisi juga meringkus MR alias Robet (35) warga Jalan Veteran Helveti, pelaku penadah barang kejahatan kedua pelaku.

Kedua tersangka menggasak uang tunai sebesar Rp 17.984.000, 2 unit Hp (samsung dan Vivo V13) dan satu dompet yeng berisikan uang Rp.500.000. “Tersangka ini menyekap karyawan di kamar madni dan sempat melucuti pakaian dua orang wanita penjaga kasir serta mengunci keduanya di kamar mandi,” terang Dadang di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/2019).

Atas kejadian ini, korban kemudian membuat laporan ke Polrestabes Medan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi salah seorang pelaku bernama Dodi. Kemudian dari keterangan Dodi terungkap peran tersangka lainnya bernama Riki.

Polisi pun langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku. Namun saat pengembangan mencari barang bukti, kedua tersangka melakukan perlawanan.

“Pada saat tersangka Riki menunujukkan dimana barang bukti pisau tersebut di daerah Pasar V Tembung, tersangka Riky berusaha merebut senjata petugas sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah dada tersangka,” ucap Kapolrestabes.

Dari hasil introgasi terhadap tersangka Dodi, ia mengakui perbuatanya telah melakukan pencurian di toko tersebut. Uang hasil perampokan itu mereka bagi dua. Dimana tersangka Dodi mendapat bagian sebesar Rp 8 juta dan tersangka Riki mendapat bagian Rp 7 juta.

BACA JUGA  Empat Gembong Narkoba Jaringan Internasional Diringkus, Satu Ditembak Mati

Kemudian kedua tersangka juga membagikan uang hasil curian tersebut kepada temanya yang bernama RM sebesar Rp 200 ribu dan merencanakan pencurian tersebut di rumah RM.

“Tersangka Riki juga merupakan residivis yaitu antara lain kasus perampokan di toko Indomaret pada 2014 di daerah Sunggal dan kasus begal tahun 2016 di Sunggal,” tukas Dadang. (ts-05)

Loading...
loading...