Kronologis Raibnya Uang Rp1,6 M di Pelataran Parkir Kantor Gubernur Sumut

232
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut Raja Indra Saleh didampingi Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Muhammad Ikhsan memberikan keterangan pers, di Ruang Kerja Kepala BPKAD Sumut, Lantai2, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30, Medan, Selasa (10/9/2019).

tobasatu.com, Medan | Uang sejumlah Rp1.672.985.500 hilang di pelataran parkir kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro Medan, Senin (9/9/2019). Kasus ini kian heboh karena dikait-kaitkan dengan alotnya pengesahan Perubahan APBD (P-APBD) Sumut TA 2019 yang juga digelar tepat pada hari yang sama uang tersebut hilang.

Terkait kasus uang hilang tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut Raja Indra Saleh didampingi Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Muhammad Ikhsan, memberikan penjelasan soal kronologi uang yang hilang tersebut kepada wartawan di Ruang Kerja Kepala BPKAD Sumut, Lantai2, Kantor Gubernur, Selasa (10/9/2019).

Menurut Indra Saleh, uang sejumlah Rp1.672.985.500 milik Pemprovsu itu rencananya akan dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Indra menuturkan, pukul 14.00 WIB, Pembantu PPTK Muhammad Aldi Budianto bersama tenaga honorer BPKAD Indrawan Ginting sampai di Bank Sumut Cabang Utama, Jalan Imam Bonjol, Medan. Sekitar pukul 14.47 WIB dilakukan penarikan tunai sebesar Rp 1.672.985.500.

Pukul 15.40 WIB, Aldi dan Indrawan sampai di Kantor Gubernur Sumut. Setelah sempat berputar sekali, keduanya yang mengendarai Toyota Avanza BK-1875-ZC parkir di pelataran parkir Kantor Gubernur.

Keduanya langung masuk ke Gedung Kantor Gubernur Sumut untuk salat dan absen pulang sekitar jam 17.00. Namun, saat Indrawan Ginting hendak pulang melihat uang sudah tidak ada lagi di mobil.

Aldi langsung menghubungi Propam Polrestabes, lalu Propam tersebut menyarankan untuk membuat laporan secara resmi. Mereka diperiksa dan di BAP oleh pihak kepolisian. Maghrib menghubungi atasannya dan bertemu sekitar pukul 24.00 WIB di TKP bersama dengan pihak kepolisian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut Raja Indra Saleh menyapaikan, uang tersebut untuk honor kegiatan TAPD di lintas OPD. Uang tersebut diambil tunai karena akan didistribusikan ke masing-masing OPD yang terkait kegiatan TAPD

BACA JUGA  Wow!! Dikunjungi 275 Ribu Pengunjung dengan Transaksi Rp15,7 Miliar

“Terkait hal ini kami sudah melaporkan ke atasan, yakni Gubernur Sumut dan Sekdaprov Sumut,” ujar Indra. Dia berharap kepolisian segera menuntaskan kasus ini. (ts-02)

Loading...
loading...