Balon Wali Kota Medan Sutrisno Pangaribuan Mendaftar ke PDIP di Hari Terakhir Pendaftaran

312
Sutrisno Pangaribuan mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) Wali Kota Medan ke panitia penjaringan DPC PDIP, Sabtu (14/9/2019).

tobasatu.com, Medan | Memasuki akhir masa jabatan di DPRD Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (14/9/2019), Sutrisno Pangaribuan mendaftarkan diri sebagai Balon Walikota Medan ke DPC PDI Perjuangan (PDIP).

Mantan Bendahara Fraksi PDIP DPRD Sumut  tersebut mendaftar bersamaan dengan hari terakhir pendaftaran di DPC PDI Perjuangan Kota Medan. 

Menurut Sutrisno, pemilihan waktu tersebut sebagai bagian dari komitmen politik kepada konstituen.

Sutrisno Pangaribuan (SP) dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara pada Senin 15 September 2014, dan mengakhiri tugas pada Sabtu 14 September 2019. 

Sutrisno mengabdi 5 tahun menjadi anggota DPRD Sumut memperjuangkan aspirasi dari konstituen di Daerah Pemilihan SUMUT 7, Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Kota Padangsidimpuan.

SP juga terlibat aktif memperjuangkan nasib pedagang korban Pasar Aksara Medan agar dibangun kembali di tempat semula hingga memfasilitasi para pedagang bertemu dengan staf di Kantor Staf Kepresidenan, Kementerian Perdagangan, dan DPR RI. Hingga puncaknya Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi pasar aksara yang terbakar dan beliau menyatakan Pasar Aksara harus dibangun kembali di tempat semula.

Mendorong penyelesaian persoalan pedagang Pasar Marelan, Pasar Kampung Lalang, pasar Pringgan, dan mendukung sepenuhnya penataan kembali aktivitas pedagang di sekitar Taman Ahmad Yani Medan.

Membela masyarakat pinggir rel jalan asrama dan masyarakat pinggir rel sepanjang rel medan ke belawan juga dilakukan sewaktu Kementerian Perhubungan dan PT KAI melakukan penertiban tanpa musyawarah.

Melakukan fasilitasi penyelesaian persoalan buruh TKBM belawan menyangkut konflik buruh dengan koperasi dan persoalan perumahan buruh dengan perbankan.

Melakukan fasilitasi terhadap persoalan di sektor transportasi, antara konvensional dan daring, baik driver dan pengelola transportasi daring. Berbagai persoalan transportasi mendapat fasilitasi penyelesaian.

Melakukan fasilitasi bagi masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial untuk mendapatkan pelayanan identitas kependudukan, pelayanan kesehatan, dan berbagai persoalan PMKS lainnya.

Berbagai fasilitasi persoalan kota Medan tersebut diyakini sebagai bagian dari keberpihakan SP terhadap wong cilik.

Maka perwakilan dari kelompok masyarakat tersebut yang mengantar SP mengambil formulir pendaftaran kemarin siang. 

Perwakilan kelompok masyarakat tersebut mengantar SP berjalan kaki dari Kantor DPRD Sumut menuju kantor DPC Kota Medan. (ts-02)

BACA JUGA  Sah, PDIP Deklarasikan Djarot – Sihar Sitorus dalam Pilgub Sumut 2018
Loading...
loading...