Komposisi Pimpinan DPRD Sumut Tinggal Menunggu Nasdem

2866
Politisi PDIP Baskami Ginting (kanan) didampingi Sri Mulyani dari Gerindra, menjadi pemimpin sementara, sembari menunggu pimpinan DPRD Sumut defenitif disahkan.

tobasatu.com, Medan | DPRD Sumatera Utara periode 2019-2024 telah diambil sumpah dan janjinya pada 16 September 2019.

Saat ini pimpinan sementara bersama pimpinan fraksi tengah menggodok struktur alat kelengkapan dewan diantaranya Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Banmus), komisi-komisi, serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPBD).

Sementara untuk kursi pimpinan dewan sudah dipastikan akan diisi Baskami Ginting (PDI Perjuangan/ketua dewan), Salman Alfarisi (PKS), Sri Kumala (Gerindra), Yasir Ridho Loebis (Golkar) sebagai wakil ketua. 

Tinggal satu kursi tersisa untuk melengkapi lima unsur pimpinan tinggi legislatif Sumut periode 2019-2024, yakni dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). 

Menurut Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar, pada hari ini keputusan DPP terkait hal itu akan diumumkan melalui rapat pleno. 

“Keputusannya besok (hari ini, Red) dari DPP. Kita sudah usulkan enam nama ke DPP agar dipilih dan ditunjuk sebagai wakil ketua DPRD Sumut,” tutur Iskandar, Kamis (19/9).

Keenam nama yang pihaknya usulkan itu antara lain Jubel Tambunan, Rahmansyah Sibarani, Dimas Tri Adji, Tuahman Fransiscus Purba, dan Rony Reynaldo Situmorang. 

“Selain wakil ketua dewan juga untuk posisi ketua fraksi. Jadi enam nama tersebut sudah kita usulkan ke DPP,” katanya. 

 Iskandar menambahkan, rekomendasi keenam nama itu sudah berdasarkan latar belakang atau curriculum vitae (CV) dari seluruh kader terbaik NasDem yang duduk di DPRD Sumut. Dan biasanya menurut dia, hasil rekomendasi mereka tidak berbeda jauh dengan apa yang sudah DPW sampaikan. 

“Kebijakan final tetap di DPP. Kita hanya mengajukan nama-nama dengan dasar-dasar yang kita lampirkan. Antara lain karena CV-nya dia punya moralitas yang baik, sudah berpengalaman, suara terbanyak, pernah jadi pengurus. Jadi masing-masing kita kasih latar belakangnya, dan kita tunggulah pleno dari DPP hari ini,” pungkasnya. 

 

BACA JUGA  Komisi E Rekomendasikan Pembentukan Pansus RS Haji

 Sebagaimana diketahui berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 lalu di tingkat Sumut, PDI Perjuangan merupakan partai dengan perolehan suara terbanyak yakni 19 kursi. Namun meski Partai Gerindra dan Golkar sama-sama memperoleh 15 kursi namun perolehan suara Partai Gerindra lebih banyak dibandingkan perolehan suara Golkar sehingga wakil Gerindra terpilih sebagai pimpinan sementara DPRD Sumut.

Pemilu 2019 diikuti oleh 16 partai politik, dimana Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan  memperoleh kursi terbanyak yakni 19 kursi. Sementara Golkar dan Gerindra sama-sama menempatkan 15 kader di DPRD Sumut. Selanjutnya Partai Nasdem merebut 12 kursi, PKS 11 kursi, Demokrat 9 kursi, PAN 8 kursi, Hanura 6 kursi, PKB dan PPP sama-sama meraih 2 kursi, dan terakhir Perindo mendapat jatah 1 kursi. (ts-02)

Loading...
loading...