Nobar Film Hayya; The Power of Love 2, Pesan Cinta dari Palestina

230
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Ny.Nawal Lubis menghadiri acara Nonton Bareng Film Hayya: The Power of Love 2 di Focal Point, Medan.

tobasatu.com, Medan | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan istri Ny.Nawal Lubis menghadiri acara nonton bareng (Nobar) Film Hayya; The Power of Love, sebuah film besutan Sutradara Jastis Arimba.

Film Hayya: The Power of Love 2 merupakan sekuel dari film sebelumnya, 212: The Power of Love, yang terinspirasi dari Aksi 212 di Monas, Jakarta.

Acara nobar ini diselenggarakan Relawan Perempuan Pembangunan Masjid Agung Sumut (RPPMAS), dalam rangka Spirit Muharram For Palestine, di CGV Focal Point Jalan Ringroad, Medan Selayang, Jumat (20/9/2019).

Film Hayya; The Power of Love, berkisah tentang Rahmat, seorang jurnalis lepas asal Indonesia yang menjadi relawan ke Palestina. Di sana, dia bertemu dengan seorang anak yatim bernama Hayya. Seluruh keluarga Hayya tewas akibat dibombardir Israel.

Rahmat pun jatuh hati pada bocah perempuan itu. Namun sayang, Rahmat harus kembali ke Indonesia. 

Disinilah permasalahan muncul karena diam-diam Hayya ikut ke Indonesia bersama Rahmat dengan bersembunyi di dalam koper milik Rahmat.

Film ini menjadi segar untuk ditonton karena selain pemeran utama Fauzi Baadila, ada adegan kocak Ria Ricis yang berperan sebagai pengasuh Hayya selama di Indonesia.

Alur cerita kemudian berkisah tentang kompleksitas usaha Rahmat dalam melindungi dan mempertahankan Hayya agar tidak kembali ke Palestina.

Menurut Gubs Edy, ada banyak inspirasi yang bisa dipetik dari film ini. Salah satunya yaitu menggugah kesadaran untuk meningkatkan perhatian dan kepedulian kepada sesama umat Islam, khususnya yang sedang mengalami kesusahan dan tertindas seperti Palestina.

“Kita bisa berdoa, kita doakan. Kita kirimkan bantuan berupa materi kepada masyarakat Palestina. Insya Allah seperti tokoh Rahmat dalam film ini, dengan rasa kasih sayang dan cinta kita terhadap saudara kita Palestina, apapun bentuknya kita lakukan, yang bisa meringankan derita mereka khususnya anak-anak, kasihan sekali,” ucapnya, usai menyaksikan Hayya.

BACA JUGA  Diresmikan, Museum Sejarah Alquran Berisikan 22 Mushaf Kuno di Sumut

Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi juga turut hadir pada acara Nobar tersebut. Dirinya terkesan dengan pesan yang disampaikan lewat Film Hayya. Katanya, kasih sayang dan rasa kemanusiaan memang tidak pandang bulu. Seperti tokoh Rahmat yang diperankan oleh Fauzi Baadilla, melindungi dan merawat Hayya yang tidak memiliki hubungan darah atau relasi dengannya.

“Sifat-sifat terpuji yang semoga ditiru oleh generasi muda kita. Lebih peka dan peduli lagi dengan orang-orang yang kurang beruntung dengan kita,” harap Nawal.

Sementara itu, Ketua RPPMAS  Sonda Sari Batubara selaku penyelenggara kegiatan mengatakan bahwa seperti tema yang diangkat yakni Spirit Muharram bersama RPPMAS for Palestine, diharapkan Nobar ini menjadi momentum bagi masyarakat Sumut untuk meningkatkan kembali perhatian terhadap nasib saudara-saudara muslim di Palestina.

“Karena kan film ini bercerita tentang kisah anak Palestina yang trauma dengan kehilangan keluarga dan gejolak perang di sana. Semoga dengan Nobar ini, membuat kita lebih berempati, dan tergerak memberi bantuan,” katanya. (ts-02)

Loading...
loading...