Normalisasi Sungai Deli Jangan Korbankan Rakyat Kecil

446
Ilustrasi kondisi kemiskinan (tobasatu.com/ist)

tobasatu.com, Medan | Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan Syaiful Ramadhan meminta agar rencana normalisasi sungai Deli jangan mengorbankan rakyat kecil.

“Pemko jangan arogan dengan rakyat kecil. Sebab masyarakat di pinggiran sungai digusur, tapi perumahan mewah dibiarkan,” tutur Syaiful Ramadhan, Minggu (22/9/2019).

Hal ini diungkapkan Syaiful menanggapi rencana Pemko Medan yang akan melakukan normalisasi Sungai Deli.

Sebagaimana diketahui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Penataan Ruang (PKPPR) Pemko Medan sebelumnya telah menyurati warga yang bermukim di pinggiran Sungai Deli, Bederah, dan Sungai Babura untuk membongkar sendiri bangunannya.

Dalam surat tersebut, bangunan yang berada di areal sekitar 10 sampai 15 meter dari bibir ketiga sungai tersebut akan dikosongkan guna normalisasi sungai dalam rangka pengentasan masalah banjir.

“Saya melihat ada arogansi Pemko Medan terhadap masyarakat kecil. Mereka (Pemko Medan-red) tidak pernah melakukan terobosan untuk mencari solusi dari permasalahan ini,” tutur Syaiful.

Menurut Syaiful, arogansi Pemko Medan terlihat karena Pemko cenderung melakukan pembiaran terhadap bangunan megah dan perumahan mewah yang lokasinya berada di pinggir sungai.

“Masyarakat melihat sikap Pemko Medan ini, kenapa mereka beraninya dengan masyarakat kecil, sementara terhadap mereka yang memiliki bangunan mewah, nyali mereka ciut,” paparnya.

Di sepanjang Sungai Deli, kata Syaiful, banyak berdiri bangunan megah, masyarakat melihat selama ini Pemko bungkam. “Ada apa ini, giliran kepada masyarakat mereka begitu lantang,” jelasnya.

Diungkapkannya, program normalisasi sungai di Kota Medan sangat didukung warga, hanya saja dalam pelaksanaannya Pemko Medan seperti tak memiliki solusi lain.

“Bayangkan saja, di sepanjang pinggir sungai Deli ada masyarakat yang sudah 40 tahun hidup di sana, kemudian Pemko Medan tiba-tiba memerintahkan pembongkaran, apa tidak ada alternatif lain,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemko Medan Segera Tindaklanjuti Hasil Reses Dewan

Terkait surat tersebut, masyarakat sudah bereaksi, mereka meminta Pemko Medan untuk bernyali menertibkan bangunan di sepanjang sungai Deli, seperti kantor Walikota, sejumlah hotel dan apartemen.

“Kalau sama bangunan warga Pemko berani, masyarakat juga ingin melihat bangunan megah yang berada di sepanjang bantaran sungai Deli juga dibongkar,” jelasnya. (ts-02)

Loading...
loading...