Demo Mahasiswa Berakhir Chaos, Polisi Semprotkan Gas Air Mata

1069
Mobil dinas milik aparat keamanan rusak akibat terkena lemparan batu.

tobasatu.com, Medan | Aksi unjukrasa ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumut, Selasa (24/9/2019) berakhir chaos. 

Demo mahasiswa di Medan menolak pengesahan RUU KUHP.

‘Hujan batu’ mewarnai aksi tersebut saat petugas keamanan berupaya membubarkan aksi unjukrasa itu dengan menyemprotkan gas airmata ke arah mahasiswa. 

Akibatnya mahasiswa pun berhamburan dan sebagian mengalami luka-luka.

Aksi berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 Wib, dimana ribuan mahasiswa menggelar orasi di badan Jalan Imam Bonjol dengan dibatasi pagar kawat.

Dua jam setelah itu situasi mulai memanas, dimana mahasiswa mulai membakar ban bekas di tengah kerumunan.

Situasi bertambah panas saat sejumlah mahasiswa ada yang melempari botol air mineral ke arah kobaran api.

Hal ini memicu terjadinya kerusuhan dimana sebagian mahasiswa melempari batu ke arah mobil water canon yang berada di depan Gedung DPRD Sumut.

Satu unit mobil milik aparat kepolisian terlihat rusak berat karena terkena lemparan batu.

Bahkan dua orang wartawan luka-luka karena terkena lemparan batu.

Hingga petang ini situasi di Gedung DPRD Sumut masih mencekam. Mahasiswa dan aparat masih saling pantau. (ts-02)

 

BACA JUGA  Gelombang Aksi Demo di Medan, Mahasiswa Tuntut Jokowi Mundur