Aksi Unjukrasa Berubah Anarkhis, Kaca Gedung DPRD Medan Berpecahan Dilempari Batu

719
Kaca Gedung DPRD Medan pecah dilempari pengunjukrasa, Jumat (27/9/2019).

tobasatu.com, Medan | Aksi unjukrasa di DPRD Sumut yang semula kondusif belakangan berakhir anarkhis. Kerusuhan meluas ke Gedung DPRD Medan, yang letaknya bersebelahan, Jumat (27/9/2019).

Massa yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa melempari kaca Gedung DPRD Medan menggunakan batu, sehingga kaca berpecahan.

Pengunjukrasa di Gedung DPRD Sumut, Jumat (27/9/2019).

Aksi ini dilakukan massa guna menuntut pemerintah membatalkan revisi sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) diantaranya RUU KUHP, RUU KPK dan RUU Pertanahan.

Pantauan wartawan, awalnya aksi berlangsung kondusif dimana massa terlihat berbaur dengan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Harmanto melaksanakan Shalat Ashar di Jalan Imam Bonjol, di depan Gedung DPRD Sumut. Shalat dilaksanakan di badan jalan beralaskan ambal.

Namun usai Shalat Ashar suasana berubah panas, massa yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa berorasi dan kemudian melempari kaca Gedung DPRD Medan menggunakan batu. Akibatnya kaca di lantai dua gedung dewan terlihat berpecahan.

Polisi pun kemudian menyemprotkan air dari water canon ke arah pengunjukrasa dan menembakkan gas air mata, yang membuat pengunjukrasa berhamburan. Ada yang menuju Lapangan Merdeka, ada yang menuju ke Jalan Kejaksaan.

Sementara di depan Gedung DPRD Sumut, seorang pelajar terlihat terkena lemparan batu. Dia pun diamankan oleh Polwan yang mengenakan jilbab putih.

Hingga malam ini situasi di sekitar Gedung DPRD Sumut sudah kondusif. Di jalanan terlihat dipenuhi pecahan batu. Aparat keamanan juga masih standby guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. (ts-02)

BACA JUGA  Listrik Sering Padam, DPRD Sumut Minta PLN UIP 1 & 2 Diaudit Investigasi
Loading...
loading...