Pemko Medan Sosialisasikan Undang-Undang Tentang Jasa Konstruksi

28
Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution membuka Sosialisasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Sosialisasi berlangsung di Swiss Bell Inn Hotel, Jalan Gajah Medan Medan, Jumat (27/9/2019).

tobasatu.com, Medan | Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menggelar sosialisasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Sosialisasi berlangsung di Swiss Bell Inn Hotel, Jalan Gajah Medan Medan, Jumat (27/9/2019).

Menurut Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, sosialisasi ini bertujuan agar pelaku jasa konstruksi dapat memahami setiap aturan yang berlaku sehingga dapat memberikan hasil pekerjaan yang optimal, maksimal dan efisien.

Sosialisasi diikuti 300 peserta dari pegawai Dinas PU Kota Medan, badan usaha konstruksi, unit pelayanan konstruksi dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan.

Acara dibuka Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution didampingi Kadis PU Kota Medan Isa Ansyari. Kegiatan akan berlangsung selama satu hari dengan agenda penyampaian materi UU Nomor 2/2017 tentang Jasa Konstruksi dan diskusi bersama narasumber dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota mengatakan kegiatan tersebut hendaknya semakin meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh stakeholder pelaku jasa konstruksi untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Hal ini perlu diketahui guna menghindari kesalahan dan kekeliruan dalam bekerja.

“Setiap pekerjaan yang dilakukan tentu memiliki landasan dan aturan baku yang harus diketahui, dipahami dan dimengerti. Sebab, setiap pekerjaan yang dihasilkan harus terukur, jelas dan terarah agar tidak sia-sia. Apalagi tanggungjawab ini menyangkut hajat hidup orang banyak, kata Akhyar.

Oleh karena itu, Akyar menekankan pentingnya menanamkan keseriusan dalam menjalankan tupoksi. Dengan begitu, hasil kerja yang dilakukan dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang dapat dirasakan secara adil dan merata sekaligus menghindari dan menjauhkan beragam asumsi negatif dari berbagai pihak khususnya masyarakat.

“Jika setiap pekerjakan dilakukan dengan sungguh-sungguh niscaya hasil yang diperoleh akan maksimal. Tanamkan dalam diri keseriusan dan kesungguhan serta niatkan apa yang dilakukan semata untuk masyarakat dan demi masyarakat. Dengan begitu, masyarakat akan yakin dan percaya¬†¬† serta mengapresiasi kinerja kita,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemprovsu Nunggak Hutang DBH Rp600 Miliar ke Pemko Medan

Sebelumnya, Kabid Jasa Konstruksi Dinas PU Kota Medan Mediansyah dalam laporannya mengungkapkan secara umum kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memperkenalkan aturan baru di bidang jasa konstruksi guna mewujudkan tertib penyelenggaraan jasa konstruksi. (ts-02)

Loading...
loading...