Bapak dan Anak Terlibat Sindikat Perampokan Truk CPO

1191
tobasatu.com, Asahan | Sindikat spesialis perampokan truk CPO yang melibatkan bapak anak dibongkar.
Para pelaku yakni seperti Amran Tanjung alias Amran dan anaknya Amdani Tanjung alias Dani, serta Wasmin alias Wak Min dan anaknya Andy Syahputra alias Andi.
Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu mengatakan, modus yang dilakukan para pelaku berawal ketika tersangka Dani dan Andi menyetop truk CPO milik PT Sinar Pendawa Negeri Lama yang dikendarai Burhanuddin Sinaga. Itu terjadi saat melintas di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Desa Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan pada Kamis (8/8/2019).
Tidak berapa lama, datang satu unit mobil Avanza yang dikendarai tersangka Amran, menghadang truk CPO tersebut. “Setelah truk CPO berhenti, kedua pelaku yang menyaru sebagai penumpang langsung menarik sopir dan mengikat tangan serta mata sopir truk dengan menggunakan lakban bewarna cokelat,” kata AKBP Faisal, Senin (7/10).
Selanjutnya, korban dibuang oleh para pelaku di pinggir jalan lintas Sumatera. Sedangkan truk bermuatan CPO seberat 25 ton langsung di bawa ke kawasan Kecamatan Petatal, Kabupaten Batubara. Petugas pun langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya satu per satu para tersangka ditangkap dari berbagai lokasi.
Kapolres Asahan mengungkapkan, tersangka Amran Tanjung dan Amdani Tanjung ditangkap pada Selasa (1/10/2019) di kawasan Kecamatan Air Batu. Tersangka Wasmin ditangkap pada Rabu (2/10/2019) di kawasan Kabupaten Batubara.
Para tersangka ini berperan mencarikan tempat penjualan CPO yang berada di dalam tangki milik korban. Sedangkan pada Sabtu (5/10/2019), tersangka Andy Syahputra diciduk dari lokasi di kawasan Dumai, Riau.
Kapolres Asahan menjelaskan, tiga dari empat tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena dinilai melakukan perlawanan saat akan diamankan, termasuk tersangka Andy yang ditangkap di Riau.
“Sindikat ini telah tiga kali beraksi sebelum akhirnya berhasil tertangkap,” ujarnya.
Atas perbuatannya, ke empat tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.
“Barang bukti truk hasil rampokan para tersangka kini berada di Kabupaten Langkat,” bebernya.
Sementara dua tersangka lain dalam sindikat ini yaitu Wak Lan juga telah ditangkap oleh pihak Polda Riau dan pelaku Aris saat ini masih dalam pengejaran. (ts23)
BACA JUGA  Korban Mendapat Sembilan Tusukan
Loading...
loading...