Hendak Pemberkatan, Suami Sah Gagalkan Pernikahan Wanita Ini

4291

tobasatu.com, Medan | Tamu undangan dan keluarga kedua mempelai yang hadir dalam pelaksaan perberkatan pernikahan RWN (26), dengan RS (30) yang di laksanakan di gereja Jalan Besar Ardakusema, Kel Delitua Timur, Kecamatan Delitua mendadak heboh.

Pasalnya acara tersebut ricuh setelah EA (29), warga Jalan Madura Bawah, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat menghentikan perberkatan pernikahan. Lelaki yang datang dan buat keributan tersebut mengaku suami sah dari RWN, Selasa (15/10/2019).

Setelah meminta bukti, EA dengan gerak cepat menunjukkan surat pernikahnya secara agama islam, kartu keluarga dan 3 orang anak hasil perkawinannya dengan RWN. Tak ingin ada keributan, puluhan polisi dari Unit Reskrim Polsek Delitua mendatangi lokasi dan memboyong kedua pengantin ke Polsek Delitua.

Informasi diperoleh, dua bulan RWN minggat dari rumah. Hal ini membuat EA kelimpungan mengurus ke 3 anaknya. Sambil mencari keberadaan sang istri yang ia nikahi delapan tahun silam, ia mendapat RWN hendak melangsungkan pernikahan di gereja.

Bersama keluarga, EA langsung menuju Polsek Delitua dan menggagalkan pernikahan istrinya tersebut. “Dari semalam kami sudah di sini untuk menunggu pernikahannya. Begitu pernikahan hendak dilangsungkan, saya langsung masuk dan meminta agar jangan di lanjutkan pernikahannya,” ungkap pria yang bekerja sebagai supir antar lintas sumatra itu.

Begitu pernikahan gagal, RWN langsung diboyong ke Polsek Delitua untuk dimintai keterangan. Keluarga mempelai laki-laki yang melihat RWN langsung memakinya dan mengatakan akan menuntut karena RWN mengaku masih perawan.

“Kita tidak mengetahui RWN mau membohongi kita. Katanya dia masih perawan dan mau menikah dini,” beber Boru Sitorus (38) keluarga mempelai laki laki. Lanjut dikatakannya, sebelum keduanya melangsungkan pernikahan secara agama kristen, RWN tinggal di Jalan Pelita, Desa Marendal, Kecamatan Patumbak di rumah mempelai laki-laki.

Setelah selesai mengurus surat-surat, keduanya pun hendak di nikahkan. “Mempelai laki-laki tinggal di Padang, Sumatra Barat.  Kitalah dibuatnya sebagai orangtua angkatnya di sini,” ujar boru Sitorus.

Pantauan di lapangan terlihat puluhan keluarga mendatangi polsek Delitua. RWN berada ruangan Unit Binmas duduk dengan tenang dan seperti tidak ada masalah. “lihat itu seperti tidak ada beban. Tega dia membilang perawan, padahal anaknya sudah 3,” jelas keluarga yang melihatnya di polsek Delitua. (ts-21)

Loading...
loading...