Masih Minim, BPJS TK Lakukan Ini untuk Tingkatkan Jumlah Kepesertaan

321

tobasatu.com, Medan | BPJS Ketenagakerjaan terus berupaya meningkatkan jumlah peserta dengan bekerjasama  pemerintah daerah hingga ke Desa.Hal ini dilakukan karena banyaknya pekerja yang belum terdaftar jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Sumbagut disebabkan alasan bekerja di sektor informal.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Umardin Lubis dalam acara Media Gathering di Grand Mercure Medan, Jumat (18/10/2019). “Di era Jamsostek, pekerja informal belum jadi kewajiban terdaftar. Jadi kita kerja sama dengan Pemdes, misalnya nelayan kita libatkan Dinas Perikanan, kita mau petani, kita libatkan Dinas Pertanian,” katanya.

Dikatakannya, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program 20 desa percontohan di Sumbagut yang sadar BPJS Ketenagakerjaan. “Diharapkan desa-desa lain bisa mengikuti untuk mendaftarkan pekerjanya dalam peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu kami mau melibatkan perangkat desa,” ujarnya.

Saat ini jumlah pekerja baik di formal dan informal di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mencapai 5 juta lebih orang. Dari jumlah itu, hanya sekitar 1,7 juta lebih yang bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi jumlah pekerja itu,  peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 1,7 juta peserta, dari total ini 300 ribuan ada di Aceh, selebihnya di Sumut. Sayangnya jumlah orang yang bekerja belum tentu seluruhnya terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Mengenai rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan, menurutnya, tidak begitu berdampak pada BPJS Ketenagakerjaan. “Karena itu beda segmen ya. Silahkan saja mau naik. Tapi orang yang menjadi peserta pasti bisa menilai sendiri,” pungkasnya. (ts-24)

BACA JUGA  BPJS Targetkan 80 Persen Warga Medan Tercover Pelayanan KJN – KIAS
Loading...
loading...