Berawal dari Hobi, Ibu Muda Ini Rintis Usaha ‘Sambal Gobank’

790
SAMBAL GOBANK: Telah hadir "Sambal Gobank", kuliner rumahan tanpa MSG atau bahan pengawet.

tobasatu.com, Medan | Berawal dari kegemarannya akan masakan pedas, seorang ibu rumahtangga, Wira Wandira, warga Jalan Pelajar Ujung Komplek Villa Patumbak Permai Dusun I Marendal, Deliserdang akhirnya merintis dan membuka usaha sambal kemasan.

Sambal Gobank terdiri dari berbagai varian rasa.

Mengusung “Sambal Gobank” sebagai brand produknya, wanita muda ini meyakinkan konsumennya bahwa sambal produksinya tidak menggunakan MSG (bahan penyedap).

“Usaha saya ini masih baru, awalnya saya terinspirasi dari keluarga kami sendiri, karena semua suka makan sambal yang pedas, dan saya kebetulan suka masak juga,” tutur ibu satu anak ini kepada wartawan, Jumat (25/10/2019).

Wira Wandira memulai bisnis sambal kemasan dengan merek produk Gobank, berawal dari kegemarannya akan masakan yang pedas.

Diungkapkan Wira, sebelum menjalankan bisnis rumahan tersebut, ia sempat mengikuti kursus kelas memasak khusus berbagai macam sambal. Keistimewaan sambal ini dikatakannya tanpa MSG atau penyedap dan karena tidak menggunakan pengawet, sehingga sambal dapat bertahan sampai dengan seminggu. Bahkan jika disimpan di freezer (pendingin) bisa bertahan selama satu bulan.

“Sambal buatan saya ini tidak menggunakan MSG jadi Insya Allah sehat, dan alasan saya tidak menggunakan penyedap, karena keluarga saya juga makan,” ungkapnya.

Sambal terbuat dari bahan-bahan yang semua harus fresh dan pilihan itu dihadirkannya dengan banyak varian antara lain sambal jengkol, sambal hijau kecepe pete, sambal cumi pete, sambal kecombrang, sambal bangkok, sambal bajak, sambal bawang, sambal kalasan, sambal matah, sambal ayam suwir, dan sambal tongkol/tuna suwir. 

Wira menambahkan, sampai dengan saat ini banyak peminat yang memesan sambal cumi pete dan sambal kecepe pete.

“Semua varian sambal boleh request level pedas. Termasuk sambal jengkol bisa request level pedasnya, begitupun sambal pete/kecepe kita bukan banyak minyak ya, ini karena kita tanpa pengawet,” ucapnya.

 Adapun pemasaran “Sambal Gobank” baru ia lakukan lewat media sosial (medsos) dan ke teman-teman serta sanak keluarga. 

“Harapan dan impian kami kedepan semoga usaha kami sukses dan semakin banyak yang suka dengan sambal kami mengingat sudah banyak juga yang membuat sambal botolan handmade ini, apalagi Alhamdulillah bagi yang sudah pernah mencoba banyak bilang enak dan pedasnya nampool,” pungkasnya. (ts-02)

Loading...
loading...