Terkait Penerimaan PPJ, Inspektorat Asahan Segera  Lakukan Pemeriksaan

365
tobasatu.com, Asahan | Inspektorat Pemkab Asahan secepatnya akan memeriksa penerimaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ).
Sekretaris Inspektorat Asahan, Ruslan, mengatakan, sejumlah pihak sudah dipanggil untuk menyerahkan data serta diperiksa.
“Kasus ini dilaporkan karena adanya penerimaan PPJ yang diduga tidak sesuai dengan penerimaan dari pembayaran rekening listrik, ” ungkap Ruslan, Senin (28/10).
Dirinya menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda)  Kabupaten Asahan, sebanyak 10 persen dari jumlah pembayaran tagihan rekening listrik harus diserahkan PLN kepada pemerintah daerah sebagai PPJ. Kemudian dibayarkan kembali kepada PLN sesuai dengan jumlah tagihan dari rekening penggunaan lampu jalan.
“Kasus dugaan korupsi PPJ sudah ditangani dalam dua bulan terakhir, ” terangnya.
Ruslan membantah terkait anggapan jika proses pemeriksaan kasus dugaan korupsi ini telah dihentikan, meskipun sudah berbulan-bulan tidak kelar.
“Kasus adanya dugaan korupsi yang disinyalir melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Asahan itu tetap akan diproses sebagaimana mestinya, ” jelasnya.
Terpisah, pelapor terhadap kasus ini, Ketua Pemuda Hanura Kabupaten Asahan, Syarifuddin Harahap meminta kepada Inspektorat Asahan untuk lebih serius dan menuntaskan segala penanganan kasus adanya dugaan korupsi tersebut.
“Dalam kasus ini, saya menilai adanya kejanggalan didalam perolehan PAD dari sektor PPJ itu. Kecurigaan ini diperkuat lagi dengan adanya temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tentang upah pungut yang disinyalir telah menyalahi peraturan perundang-undangan,” jelasnya. (ts23)
BACA JUGA  Masih Ada Guru Honorer di Asahan Digaji Rp300 Ribu Perbulan
Loading...
loading...