Tabrak Polisi Saat Ditangkap, Kurir Narkoba Tewas Ditembak

932

tobasatu.com, Medan | Sat Res Narkoba Polrestabes Medan berhasil membongkar jaringan narkoba internasional asal Aceh. Bahkan tersangka harus meregang nyawa setelah ditembak petugas.

Pasalnya, tersangka melakukan perlawanan bahkan berupaya menambrak petugas ketika ditangkap. Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto didampingi Kasat Narkoba, AKBP Raphael Shandy Cahya Priambodo dan Wakasat Narkoba, Kompol Pardamean, Selasa (5/11/2019).

“Pengungkapan pada Selasa (5/11/2019) dinihari. Saat itu Sat Res Narkoba Polrestabes Medan mendapat informasi bahwa ada pengendara Toyota Avanza BK 1718 VX berinisial RA sedang melintas dari Aceh ke Medan,” ujar Dadang kepada wartawan dalam paparanya di Polrestabes Medan, Selasa (5/11/2019) siang.

Dari laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Dimana sisebutkan bahwa mobil tersebut diduga membawa narkoba jenis sabu yang merupakan jaringan Malaysia, Aceh ke Medan.

“RA tersebut keluar dari gerbang Tol Helvetia. Tim kemudian melakukan penghadangan terhadap pengemudi Toyota Avanza BK 1718 VX,” jelasnya. Diduga panik, pengemudi mobil minibus tersebut tidak mau memberhentikan laju mobilnya.

“Pelaku tidak mau berhenti dan menabrak anggota yang mencoba menghadang laju mobilnya. Petugas kami memberi tembakan peringatan sebanyak dua kali namun tidak diindahkan. Dilakukan tindakan tegas terukur ke arah kaca depan mobil tersebut menembus dada kiri pelaku,” ungkapnya.

Usai petugas memberi tindakan tegas, sambung Dadang, dilakukan pemeriksaan di dalam mobil tersebut. Alhasil, dari dalam mobil petugas berhasil mengamankan 15 bungkus narkotika jenis sabu yang dikemas dalam plastik teh. Ra sendiri merupakan warga Dusun Melati, Desa Gedung Biara, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang.(ts-05)

BACA JUGA  Melawan Saat Ditangkap, Pencuri Sepeda Motor Roboh Ditembak
Loading...
loading...