9.421 Ekor Babi Mati Akibat Kolera, Pemprov Sumut akan Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pembuang Bangkai

434
Gubsu Edy Rahmayadi saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Gubsu.

tobasatu.com, Medan | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan mengambil tindakan tegas dan menempuh jalur hukum terhadap pembuang bangkai babi yang mencemari lingkungan.

Menurut Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi Pemprov akan menjerat peternak yang membuang bangkai babi ini dengan undang-undang pencemaran lingkungan.

“Saat ini menurut laporan sudah ada sekitar 9.421 ekor babi yang mati akibat terserang Kolera,” sebut Gubernur menjawab wartawan terkait hasil rapat dengan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Sumut, di lantai 10 Kantor Gubsu, Senin (18/11/2019).

Dikatakan gubernur, sesungguhnya dia merasa prihatin terhadap peternak karena sudah kehilangan ternak yang mati akibat virus, masih lagi harus menghadapi persoalan hukum.

Selain itu menurut gubernur, dia juga sudah memerintahkan kepada aparat di kabupaten, kecamatan dan desa, bila masyarakat tidak mampu menguburkan maka Pemprov akan membantu menguburkan bangkai babi, dalam hal ini menyediakan lahan untuk menguburkan.

“Babi itu kena virus, setiap saat akan mati. Yang jadi persoalan rakyat ini tidak mau membuang babinya ke tempat yang semestinya. Dia buang ke tempat yang mencemari orang lain. Hari ini masih ada yang dibuang ke tong sampah,” ujar Edy.

Karena itulah menurutnya meski kasihan tapi Pemprov akan bertindak tegas.

“Ini lebih kepada membuang bangkai yang membuat masyarakat tidak nyaman,” ujar Edi.

Akan Dimusnahkan

Dalam kesempatan itu, Edy Rahmayadi juga mengatakan bahwa pihak dari Kementerian Kesehatan telah mengambil sampel terhadap babi yang mati.

Hasil sementara, didapati bahwa Hog Colera tidak menyerang manusia maupun hewan lain selain babi.

“Saat ini tim baru turun. Jika hasil pemeriksaan bahwa virus ini tidak bisa diobati maka akan dimusnahkan semuanya. 

Sebagaimana diketahui dalam beberpa pekan terakhir Kota Medan dan sejumlah daerah di Sumut dikepung bangkai babi. Peternak membuang bangkai babi ke sungai, bahkan sudah ada ke jalan.

Menurut informasi dari 33 kabupaten/kota di Sumut, virus hog colera sudah menyebar ke 11 kabupaten/kota. (ts-02)

BACA JUGA  Buang Bangkai Babi ke Sungai Terancam 3 Tahun Penjara dan Denda Rp3 Miliar
Loading...
loading...