Banjir dan Longsor di Kabupaten Agam, Satu Orang Tewas,

372
Satu unit masjid tertimbun banjir dan longsor yang terjadi daerah Jorong Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (20/11/2019).

tobasatu.com, Agam | Hujan deras yang melanda daerah Jorong Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyebabkan banjir dan longsor, Rabu (20/11/2019) pukul 19.00 WIB. 

Informasi disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo, Kamis (21/22/2019), banjir dan longsor menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 13 rumah, 1 madrasah dan 1 masjid menjadi rusak.

“Banjir dan longsor menyebabkan 13 rumah, satu madrasah dan satu masjid menjadi rusak,” kata Agus Wibowo mengutip keterangan dari Camat Tanjung Raya, Handria Asmi.

Tim tanggap darurat BNPB sudah dikirimkan ke Sumatera Barat dengan membawa Dana Siap Pakai (DSP) Operasional sebesar Rp250 juta.  

Banjir dan longsor menyebabkan akses jalan menjadi tertutup total akibat material longsor menutupi badan jalan sepanjang 100 meter, dengan ketinggian mencapai 10 meter lebih. 

“Tadi malam sudah kita lakukan pembersihan material, namun karena kondisi cuaca yang masih hujan dan ditambah penerangan tidak ada maka dihentikan. Pagi ini (21/11) dilanjutkan,” kata Handria. 

Satu orang warga tewas bernama Sutan Palindih (35), meninggal dunia setelah tergelincir saat memasang pukat di Danau Maninjau. 

“Saat itu hujan deras, korban sedang memasang pukat di Danau Maninjau. Diduga karena tergelincir, korban terjatuh ke danau,” kata Camat Tanjung Raya.

Handria mengatakan setelah dilakukan pencarian sekitar satu jam oleh tim BPBD, Satpol PP dan Damkar, tim dari kecamatan dan nagari, akhirnya korban ditemukan tidak jauh dari pintu PLTA Maninjau. 

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka,” kata Handria.

Satgas BPBD Kabupaten Agam dipimpin langsung Kepala Pelaksana Mhd. Lutfi AR, bersama Satpol PP dan damkar, Dinas PUPR Kabupaten Agam, Pemerintah Kecamatan yang didampingi Camat, Handria Asmi, TKSK dan Nagari  (walinagari dan Jorong) turun langsung ke lokasi. 

Tim juga telah melakukan pendataan dan penanganan dengan mengungsikan warga yang rumahnya terdampak maupun dekat lokasi kejadian  ke tempat yang lebih aman. Kebutuhan mendesak yang diperlukan bantuan hygiene kit, bantuan makanan, dan pompa air. (ts-02)

BACA JUGA  Korban Longsor Purworejo Bertambah, 47 Tewas dan 15 Hilang
Loading...
loading...