Akhyar Yakinkan Warga Medan untuk Kembali Konsumsi Ikan

205
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution menghadiri acara ramah tamah di kediaman Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Medan Belawan H Azwar di Jalan Gulama, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (23/11/2019).

tobasatu.com, Medan | Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengkampanyekan kepada masyarakat untuk kembali mengonsumsi ikan. Hal ini menyahuti keengganan warga mengonsumsi ikan sungai dan ikan laut, pasca ditemukannya bangkai babi di sejumlah sungai di Kota Medan yang belakangan juga sudah sampai ke Laut Belawan.

Menurut Akhyar, ikan yang dijual di pasaran merupakan ikan yang aman dan layak untuk dikonsumsi. Sebab ikan-ikan itu berasal dari laut tengah yang terjamin mutu serta kualitasnya.

“Masyarakat tidak perlu takut ataupun risau untukĀ  kembali mengonsumsi ikan. Rasa takut yang timbul tentu mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat yang berakibat pada pendapatan para nelayan dan penjual ikan. Untuk itu, mulai hari ini mari kembali kita konsumsi ikan karena sumber protein hewani yang baik untuk tubuh terlebih bagi tumbuh kembang anak-anak,” tutur Akhyar saat menghadiri ramah tamah di kediaman Ketua Ikatan Persaudaran Haji Indonesia (IPHI) Medan Belawan, H.Azwar di Jalan Gulama, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (23/11/2019).

Acara itu juga dihadiri Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, Kadis Kominfo Kota Medan Zain Noval, Kabag Humas Arrahman Pane dan Camat Medan Belawan Ahmad dan sejumlah tokoh ulama. Selain untuk mempererat bersilaturahmi, acara ramah tamah juga dirangkai dengan makan siang bersama dengan menu utama ikan laut.

Sebagaimana diketahui, sejak sebulan terakhir penjualan ikan laut di sejumlah daerah di Sumut merosot tajam, akibat ditemukannya bangkai babi yang dibuang ke sungai dan ke laut. Babi tersebut mati akibat terkena wabah hog cholera atau kolera babi.

Pemko Medan sendiri telah membentuk tim untuk menyelesaikan bangkai babi, dimana bangkai babi yang dibuang ke Sungai Bedera dan Danau Siombak sudah dikuburkan.

BACA JUGA  Lapangan Merdeka Kerap Banjir, Wali Kota Instruksikan Dinas PU Buat Saluran Crossing

Pemprov Sumut melansir data bahwa saat ini populasi babi di Sumatera Utara mencapai 1,2 juta ekor. Dari jumlah itu, saat ini terdapat sekitar 10.298 ekor babi yang mati karena terserang wabah kolera.

Data terakhir dari Kementrian Pertanian, menurut Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian RI, I Ketut Diarmita, saat ini masih terdapat sekitar 1,26 juta ekor populasi babi di Sumut, yang harus segera diselamatkan dari wabah. Jika vaksinnya belum juga ditemukan, maka keseluruhan populasi babi tersebut terpaksa dimusnahkan agar wabah tidak meluas. (ts-02)

Loading...
loading...