Pemprov Targetkan Sumut Jadi Tuan Rumah World Rally Championship 2022

193
Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah berfoto bersama peserta Danau Toba Rally 2019, Kejuaraan Nasional Putaran 3.

tobasatu.com, Parapat | Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan dapat kembali menjadi tuan rumah pada ajang World Rally Championship (WRC) tahun 2022.

Menurut Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, sebelumnya Sumut pernah menjadi tuan rumah WRC yakni pada tahun 1996/1997 yang lalu, sebuah pencapaian gemilang saat itu.

Demikian dikatakan Musa Rajekshah  saat acara Malam Ramah Tamah Pemprov Sumut dengan peserta Danau Toba Rally 2019, Kejuaraan Nasional Putaran 3, di Aula Mess Pora Pora, Parapat, Jumat (22/11/2019) malam.

Menurut Musa Rajekshah yang akrab disajap Ijeck, event WRC ini mampu mendongkrak perekonomian, dimana pada tahun 2016/2017 saat Indonesia menjadi tuan rumah WRC perputaranuang ketika itu mencapai Rp100 miliar.

“Hal ini membuktikan bahwa rally bisa membawa dampak positif bagi perekonomian,” sebut Ijeck.

Dia juga mencontohkan negara Singapura, mereka memiliki gelaran Formula 1 padahal mereka tak punya pembalapnya. Namun gelaran ini mendatangkan nilai ekonomi yang besar. Begitupun Malaysia yang memiliki gelaran Moto GP.

Ditambahkan Ijeck, sampai saat ini, Rally Indonesia masih menjadi tantangan tersendiri bagi pereli di dunia. Hal ini dikarenakan, sirkuit yang ada di Indonesia memiliki berbagai macam ragam bentuk yang tak terduga.

“Kontur tanah kita tidak terprediksi. Dalam satu SS, bisa ada track yang tanah, berbatu, kasar. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi pereli,” ujar Ijeck.

Melalui rangkaian Danau Toba Rally 2019, Ijeck ingin mengembalikan WRC ke Sumatera Utara.

“Berbagai langkah sudah kita lakukan salah satunya kita sudah melaksanakan Asia Pacific Rally Championship (APRC) bulan Juli lalu di sirkuit Rambong Sialang, Serdang Bedagai. Tahun depan kita akan gelar lagi APRC dan mudah mudahan tahun 2022 adalah target kita untuk  mewujudkan WRC kembali di Indonesia,” jelas Ijeck.

BACA JUGA  XL Axiata Perkuat Jaringan di Kawasan Danau Toba

Kisharianto Pasaribu, Ketua Panitia Pelaksana Danau Toba Rally 2019 menjelaskan, dipilihnya Danau Toba sebagai lokasi Kejuaraan Nasional Putaran 3 bertujuan untuk menjajal kembali track yang dahulu pernah dipakai pada saat WRC tahun 1996/1997. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara senada dengan Ijeck, juga memiliki keinginan yang sama untuk mengembalikan World Rally Championship ke Danau Toba.

“Mengulang kembali bahwa Danau Toba pernah jadi event dunia tahun 1996/1997, yang mana para peserta rally mancanegara cukup antusias mengenai track kita di seputar Danau Toba. Yang kita inginkan bahwa gelaran sekelas World Rally Championship bisa kembali ke Danau Toba. Dua tahun ke depan kita akan adakan APRC pada tahun 2021 kita inginkan kejuaraan dunia ini bisa kembali ke Sumatera Utara,” jelas Kisharianto.

Senada dengan Ijeck, Kisharianto Pasaribu menjelaskan bahwa Danau Toba Rally 2019 juga ikut mempromosikan destinasi wisata Danau Toba. Diharapkan dengan hadirnya para peserta Rally ke Danau Toba bisa memberi kesan positif sehingga pada lain kesempatan para Rally ini bisa kembali lagi ke Danau Toba untuk menikmati kepingan surga pemberian Tuhan ini.

Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo mengucapkan terima kasih karena telah memilih Danau Toba sebagai lokasi digelarnya Danau Toba Rally 2019. Dirinya juga ikut mendukung dan menyukseskan target Sumatera Utara menjadi Tuan Rumah WRC tahun 2022 mendatang.

Bupati Simalungun JR Saragih juga mengapresiasi atas digelarnya event dengan skala nasional, Danau Toba Rally 2019 digelar di  Simalungun. “Kami sangat apresiasi dan mengucapkan terima kasih serta mendukung penuh kegiatan Danau Toba Rally ini,” ujar JR Saragih. (ts-02)

Loading...
loading...