Dewan Pertanyakan Pengorekan Drainase Dilakukan di Musim Hujan

24
Anggota DPRD Medan Hendra DS. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Anggota DPRD Medan Hendra DS mengaku heran dengan pengorekan proyek drainase yang selalu dilakukan di penghujung tahun yang sudah masuk musim penghujan. Sebab, bekas galian yang dibiarkan di pinggiran jalan seringkali kembali masuk ke dalam parit yang sudah dikorek akibat terbawa air hujan.

“Kenapa pengorekan drainase selalu dilakukan di akhir tahun yang merupakan musim penghujan. Kenapa tidak dilakukan di bulan April atau Mei saja. Janganlah ada lagi alasan dan tolak menolak dari pihak dinas. Malulah kita, jika sampah bertumpuk di jalanan, yang seharusnya lebih baik dimasukkan ke dalam karung atau sekalian diangkat usai dilakukan pengorekan,” tutur politisi Partai Hanura itu kepada wartawan, Senin (2/12/2019) di Gedung Dewan.

Dia meminta Pemko Medan bersikap professional dalam mengerjakan proyek drainase. Mengingat masih banyak terlihat tumpukan sampah bekas galian yang terletak di pinggiran jalan.

“Berseraknya tanah bongkaran di jalanan masih dibiarkan saja. Pastinya hal ini menganggu pengguna jalan, apalagi sekarang musim penghujan,”ujar Hendra DS.

Menurutnya, andai pengerjaan projek dilakukan dengan profesional makan keadaan ini takkan terjadi. Musim penghujan tentunya semakin mengganggu pengguna jalan dan warga yang berada di sekitar lokasi penggalian drainase. (ts-02)

BACA JUGA  Jadi Ketua Komisi C, Ini Program Hendra DS Setahun ke Depan
Loading...
loading...