Jokowi Pelajari Pengelolaan Ibu Kota Australia

693

 

tobasatu.com, Australia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kawasan Mount Ainslie, Canberra, Australia. Kunjungan ini diharapkan mendapat bayangan pengelolaan kota Canberra.

“Jadi kita ingin apa mendapatkan sebuah bayangan seperti apa sebetulnya kota Canberra, bagaimana dikelola, kemudian dimulainya seperti apa,” ujar Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai peninjauan, Minggu (9/2).

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan bahwa Mount Ainslie dibangun di tahun 1913 sampai sekarang penduduk 400 ribu. “Dan saya kira kalau kita lihat tadi tata kotanya sangat bagus sekali dan ya yang baik-baik akan kita ambil untuk pembangunan ibu kota baru, baik manajemennya baik tata kotanya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa jika dilihat gedung-gedung pemerintah tidak ada yang tingginya lebih dari 7 lantai, tapi di sisi lain juga ada yang jauh dari area pemerintahan diperbolehkan untuk gedung tinggi-tinggi dan itu sangat bagus. Mengenai kepastian kepindahan ibu kota, Jokowi menyampaikan bahwa hal itu sudah dimulai dengan lomba desainnya setahun yang lalu, study-nya juga sudah dimulai 5 tahun yang lalu dan telah diputuskan, sekarang tinggal menunggu Undang-Undang dari DPR. “Kalau Undang-Undang jadi langsung kita akan lakukan land clearing kemudian pembangunan infrastruktur dasar. Saya kira itu yang segera kita lakukan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengiyakan bahwa perpindahan dilaksanakan tahun 2024. “Iya. Sesuai rencana seperti itu. Insyaallah sudah pindah,” sambungnya.

Pada peninjauan ini Jokowi didampingi oleh Sally Barnes CEO National Capital Authority dan Duta Besar Indonesia untuk Australia Kristiarto Legowo. Turut hadir dalam agenda kali ini Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan HAM Mahfud MD, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (ts/rel)

BACA JUGA  Terowongan Terpanjang di Indonesia Diresmikan