Ibu RT di Delitua Siksa Suami yang Lumpuh sampai Babak Belur

1206
Pelaku penganiayaan suami dan barang bukti yang gunakan

tobasatu.com, Delitua | Umumnya kekerasan dalam rumah tangga, yang selalu jadi korban adalah pihak perempuan dan anak-anak. Namun kali ini agak berbeda.

Penganiayaan justru dilakukan seorang istri, Yettiur Rosida (51) pada suaminya, Iskandar (56) hingga babak belur. Kejadian tersebut tentu bikin heboh warga sekitar tempat tinggal mereka di Jalan Sejarah tepatnya depan masjid Al- Ikhlas Delitua Kec Delitua Kab Deliserdang, Minggu (23/2) sore WIB.

Korbn penganiayaan saat berada di rumah sakit

Sementara pelaku yang merasa puas telah menganiaya suaminya dengan menggunakan besi tebilang, kayubBroti dan gagang sapu, menyerahkan di ke Polsek Delitua.

Kepada petugas, Yettiur Rosida mengakui Kalau dirinya telah menghajar suaminya yang saat ini dalam keadaan lumpuh dengan mengunakan besi, Kayu broti.

Mendengar pengakuan pelaku, Unit Reskrim Polsek Delitua yang dipimpin Pawas Ipda J.E Sianturi SH.MH panit I Sabhara langsung menindaklanjuti dengan mendatangi tempat kejadian.

Sampai di rumah pelaku. Polisi mendengar suara teriakan korban minta tolong dari dalam rumah “Tolong…, Tolong…, Tolong…”.

Karena pintu rumah terkunci, petugas lalu mendobraknya untuk masuk. Saat itulah petugas melihat korban yang memakai celana pendek tergelak di lantai kamar dengan kondisi babak belur akibat bekas pukulan.

Selanjutnya, dengan dibantu warga sekitar, polisi membawa korban ke rumah sakit dan mengamankan barang bukti serta memasang Police Line di (depan pintu kamar) rumah korban.

Kapolsek Delitua AKP Julkifli H SH melalui Kanit Reskrim Iptu Pol Idem Sitepu SH menjelaskan, saat ini pihaknya telah mengamankan tersangka dan barang bukti. Sedangkan korban kita bawa ke Rumah Sakit Sembiring Delitua untuk mendapatkan perawatan.

“Anak Korban kita arahkan untuk membuat Laporan secara resmi ke polisi,”tambahnya.

Untuk mengetahui motif penganiayaan tersebut, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, namun dugaan sementara karena tersangka sakit hati dimaki dengan perkataan anji**,”terang perwira dua balok emas dipundaknya ini.(ts18)

BACA JUGA  15 Bupati/Walikota di Sumut Dilantik Pagi Ini
Loading...
loading...