Lab Narkotika Diungkap, 3 Juta Butir Lebih Carisoprodol Disita

458

tobasatu.com, Jawa Barat | Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama dengan Polda Jabar dan BNNP Jabar, Minggu (23/2) membongkar Clandestine Lab Narkotika Golongan I jenis Carisoprodol. Ini merupakan jaringan Jawa Barat.

Berdasar keterangan tertulis yang diterima dari BNN, penangkapan ini bermula dari penangkapan Chandra Rully Hidayat alias Rama alias Bram di sebuah rumah berada di wilayah Rt 02 Rw 14, Kel Leuwi Gajah, Kec Cimahi Selatan, Cimahi, Jawa Barat. Dari sini, petugas melakukan pengembangan dan mengamankan Iwan Ridwan alias Jafra yang merupakan pengawas di Cafe Loembong Kopi di Komplek Pemda, Jalan Ciserenteng Indah, Kelurahan Ciserenteng.

Pengembangan berlanjut. TIm mengamankan Sukaryo alias Nono yang berperan sebagai pengendali. Penangkapan terhadap Nono dilakukan di Jalan Kenari Kiaracondong, Bandung. Darinya diamankan barang bukti diduga narkotika sebanyak 1 plastik berisi 79 butir.

Sekitar pukul 15.45 WIB, tim mengamankan Suwarno alias Pak Haji di Komplek Pemda, Jalan Ciserenteng Indah, Kel Ciserenteng. Berlanjut ke penangkapna Marvin Irwan Kurniady alias Vino yang telah disurvailance dari kedatangan di Bandara Kertajati Bandung dari penerbangan Solo-Bandung pukul 13.00 WIB. Vino diamankan di rumah yang terletak di Jalan Mekar Makmur Bojongloa Kidul, Bandung.

Barang bukti yang disita dari penangkapan ini terdiri dari 25 dus hitam berisi 100 plastik masing–masing 1000 butir dengan total 2,5 juta butir. 10 dus hitam berisi 100 plastik masing–masing 1000 butir dengan total 1 juta butir. 90 plastik klip berisi pil warna putih merek LL sebanyak 800 butir dengan total 72 ribu butir. Satu dus kecil berisi 5 bungkus pil putih merek LL masing-masing sebanyak 800 butir dengan total 4 ribu butir. Sembilan plastik klip berisi pil warna putih merek LL masing-masing sebanyak 800 butir dengan total 7.200 butir. 26 toples putih berisi pil putih merek LL masing–masing sebanyak 800 butir dengan total 20.800 butir. 48 plastik berisi pil warna kuning masing–masing berisi 600 butir dengan total 28.800 butir. Total barang bukti yang diamankan yakni 3.050.000 butir.

BACA JUGA  Dinas Pelaksana Tes Urine 585 ASN Pemkab Asahan, Terkesan Lempar Tanggung Jawab

Selain itu, petugas juga mengamankan beberapa karung berisi bahan baku, mesin cetak obat, alat oven, alat press dan packing, timbangan, plastik, ayakan, kartu identitas tersangka, handphone, dan kendaraan roda empat.

Pasal yang dilanggar yakni tindak pidana memproduksi dan peredaran gelap narkotika Golongan I jenis Carisoprodol (PCC) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 113 ayat (2), pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang Narkotika. (ts/rel)

Loading...
loading...