Dua Kurir dan Pengedar Sabu Dicokok Polisi Saat Sedang Transaksi

5241
Dua kurir dan pengedar sabu dicokok polisi di Sergai.

tobasatu.com, Sergai | Dua kurir dan pengedar sabu dicokok petugas kepolisian dari Tim Opsnal Reskrim Polsek Dolok Masihul. 

Kedua pelaku yakni ZA alias Zainal (29) seorang mekanik bengkel dan MA alias Ifin (24) seorang supir keduanya warga Kampung Dadap Dusun VI, Desa Pergulaan, Kecamatan Sei Rampah, Sergai. Ditangkap pada hari Selasa (3/3/2020) sekira pukul 23.40 WIB.

Hasil penangkapan para pelaku, polisi mengaman barang bukti narkotika jenis sabu dari tangan ZA alias Zainal, Polisi juga menyita 1 unit senter kepala berisikan 36 lembar plastik klip transparan, 1 buah pipet yang sudah di modif menjadi sekop dan 1 lembar plastik klip transparan yang diduga berisikan narkotika jenis sabu.

Sementara dari pelaku MA alias Ifin (24) ditemukan satu buah dompet warna hitam yang berisikan 1 lembar plastik klip transparan ukuran sedang diduga berisi narkotika jenis sabu, 13 lembar plastik klip transparan kosong, 1 buah pipet yang sudah di modif menjadi sekop, 1 lipatan tissu warna putih berisi 1 lembar plastic klip transparan kecil  diduga narkotika jenis sabu.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum kepada awak media, Rabu (4/3/2020) mengatakan penangkapan kedua pelaku atas informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah kampung dadap Desa Pergulaan di Kecamatan Seirampah berbatasan dengan Kecamatan Dolok Masihul.

Atas informasi tersebut, petugas bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Setiba di lokasi melihat salah satu pelaku diketahui bernama ZA alias Zainal hendak mengantarkan barang diduga sabu kepada pembeli di Kampung Dadap Desa Pergulaan.

“Tersangka ZA alias Zainal ditangkap saat akan melakukan transaksi sabu kepada pembeli, sebelum transaksi pelaku berhasil ditangkap berikut barang bukti sabu seberat 0,34 gram,”bilang Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

“Para pelaku kita kenakan Pasal 114 (1) Sub Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 ancaman hukuman penjara  paling lama 20 tahun,” tandas Kapolres. (ts-18)

Loading...
loading...