Komnas PA dan KPPAP Asahan Pastikan Kawal Kasus Pembunuhan Novita

1046
Ketua Komnas PA, Aris Merdeka Sirait bersama Komunitas Pemerhati dan Perlindungan Anak dan Perempuan Kabupaten Asahan

tobasatu.com, Asahan | Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) dan Komunitas Pemerhati dan Perlindungan Anak dan Perempuan (KPPAP) Kabupaten Asahan memastikan akan mengawal kasus pembunuhan terhadap anak dibawah umur, Novita Sari Simbolon (14) oleh 3 security PT CSIL.

Ketua Komnas PA, Aris Merdeka Sirait memastikan pernyataan tersebut saat melakukan audensi ke Mapolres Asahan dan Kejaksaan Negeri Asahan.

“Dalam hal ini, kami dari Komnas PA dan KPPAP Kabupaten Asahan sama sekali tidak mempunyai hak untuk memproses kasus ini. Akan tetapi, kami akan selalu mengawal kasusnya,” ungkapnya, Rabu (19/3).

Selain itu, lanjut Arist, pihaknya berharap kepada semua pihak agar segala proses hukum di dalam kasus tersebut bisa dilakukan secara transparan.

Arist mengungkapkan, Polres Asahan dan Kejaksaan Negeri Asahan dapat menindaklanjuti penanganan kasus pembunuhan terhadap korban Novita tersebut.

“Pada beberapa waktu lalu, Novita yang merupakan seorang anak berusia 14 tahun telah dianiaya dan dibunuh oleh 3 security PT CSIL dengan sadis. Untuk itu, kasus tersebut akan menjadi perhatian khusus bagi saya,” terangnya.

Sementara, Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK memastikan kasus pembunuhan terhadap anak dibawah umur tersebut akan segera diproses.

“Kami tidak akan membela atau memihak kepada siapapun dalam menangani kasus ini,” terangnya.

Kejari Asahan, Rahmad Purwanto menjelaskan, pihaknya akan selalu bekerja sesuai dengan prosedur. “Disamping itu, saya berharap kepada semua pihak didalam menyelesaikan kasus ini dapat bersikap profesional,” harapnya.

Dirinya menjelaskan, pihak Kejaksaan Negeri Asahan tidak akan pernah memperlambat kasus ini. “Karena kami bekerja sesuai dengan aturan hukum dan Undang-undang,” tegasnya.(ts21)

BACA JUGA  Usai Melahirkan, Pelayan Warung Bakmi Tikami Bayinya Hingga Tewas
Loading...
loading...