KONI Asahan Serahkan Bantuan Kepada Orangtua Atlit Pelatda Sumut Untuk PON 2020

882
Pengurus KONI Asahan menyerahkan bantuan kepada orang tua atlit Pelatda Sumut.

tobasatu.com, Asahan | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Asahan menyerahkan bantuan sembako dan uang saku kepada atlit pra PON 2020 di Papua yang akan mengikuti pelatda di Sumut. 

“Penyerahan bahan pokok sembako dan uang saku tersebut dilaksanakan dengan mendatangi langsung tempat tinggal para atlit tersebut. Diketahui para atlit Pelatda Sumut ini untuk sementara waktu dikembalikan ke rumah mereka masing – masing dikarenakan bencana wabah Covid-19 atau Corona, ” ungkap ketua KONI Asahan, Haris ST didampingi sekretaris Zainal Arifin kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Menurut Haris, tujuan pengurus KONI Asahan melaksanakan kegiatan tersebut untuk memonitoring proses latihan para atlit – atlit demi menjaga kebugaran saat melakukan latihan di lingkungan rumah.

“Para atlit Pelatda ini diharapkan dapat menjaga latihan dan fisiknya di tengah wabah Covid-19 agar tetap bugar.

Bantuan sembako ini untuk meringankan beban para orangtua atlit ditengah maraknya wabah Covid-19 ini,” ungkapnya. 

Dengan adanya bantuan ini, lanjut Haris, para atlit dapat melakukan latihan dengan fokus di lingkungan rumahnya masing-masing.

“Kita akan terus melakukan monitoring terhadap kegiatan atlit – atlit kita yang sudah terdaftar ikut di Pelatda Sumut menuju PON 2020 di Papua,” jelasnya. 

Dirinya menjelaskan, dikarenakan adanya wabah Covid-19, akhirnya PON Papua diundur pada bulan Oktober 2021 mendatang. 

Ketua KONI Asahan menambahkan, adapun sembako yang diberikan berupa beras 10 kg, telur sebanyak 90 butir, masker, hand sanitizer dan uang saku sebesar 1 juta rupiah. 

Sementara itu, salah satu orangtua atlit, Ishak warga Desa Punggulan Kecamatan Air Joman mengapresiasi kegiatan KONI Asahan yang telah memperhatikan kebutuhan atlitnya. 

 

“Pemberian sembako kepada orang tua atlit ini merupakan perhatian yang sangat luar biasa menurut saya. Karena dengan kegiatan ini, kami sudah sangat merasa terbantu sekali. Apalagi untuk mencari rezeki di tengah pandemi Covid-19 ini, sudah cukup sulit bagi kami,” terang orang tua dari Lukman, atlit pencak silat kelas G 75 – 80 fighter juara II di kejuaraan Thailand championship 2018 lalu. (ts-21)

BACA JUGA  Tingkatkan Prestasi Sepak Bola, KONI Asahan Minta Perhatian Kemenpora
Loading...
loading...