Ratusan Warga Desa Mekar Sari Demo Terkait Penyaluran Dana Bansos

3518
Ratusan warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kepala Desa Mekar Sari, Rabu (13/5/2020).

tobasatu.com, Asahan | Ratusan warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kepala Desa Mekar Sari, Rabu (13/5/2020). Aksi itu dilakukan warga untuk memprotes pembagian dana Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial yang dinilai tidak tepat sasaran.

“Data warga di Desa Mekar Sari yang telah memperoleh bantuan dana Covid-19 penuh unsur nepotisme. Sebab, dari data yang diperoleh, para penerima bantuan itu merupakan keluarga serta kerabat dekat dari Kepala Desa. Perlu diketahui, mereka yang menerima bantuan tersebut merupakan orang-orang yang mampu,” ungkap warga para pengunjuk rasa.

Padahal, lanjut mereka, masih banyak warga lainnya yang lebih pantas untuk menerima dana Bansos tersebut.

Mereka menjelaskan, Bambang selaku Kepala Desa Mekar Sari diduga kuat telah menyalahi tugas dan wewenang selaku Kepala Desa.

“Bukan hanya kali ini saja bang kami melakukan unjuk rasa di kantor desa, sebelumnya juga kami telah melakukan unjuk rasa terkait penggunaan Dana Desa yang dianggap tidak transparan,” tegas mereka.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Mekar Sari, Evan Panjaitan dihadapan para pengunjuk rasa berjanji akan segera menggelar musyawarah desa untuk membahas persoalan terkait pembagian Bansos dari Kemensos yang dinilai tidak tepat sasaran.

“Secepatnya kami akan melakukan musyawarah Desa. Dalam musyawarah tersebut nantinya, kami dari pihak desa akan mengundang pihak Kepolisian, pihak Babinsa, serta perwakilan dari warga untuk membahas persoalan ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Evan, Desa Mekar Sari telah mengusulkan sebanyak 250 warga agar mendapat Bansos dana bagi masyarakat terdampak covid-19 sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan ke depan.

“Sebanyak 85 orang telah menerima bantuan dari Kemensos. Warga yang tidak mendapatkan bansos dari Kemensos dipastikan akan memperoleh bantuan dari pemerintah provinsi dan pemerintah daerah,” terangnya.

BACA JUGA  Ahli Waris Korban Covid-19 Dapat Santunan Rp15 Juta

Senada, Ketua BPD Desa Mekar Sari, Pranoto mengaku kesal dengan tindakan Kepala Desa yang dinilai telah mengutamakan keluarga serta keluarga dekat untuk memperoleh bantuan.

“Sebelumnya, pihak BPD Desa Mekar Sari telah berkoordinasi dengan Kepala Desa agar tidak bekerja dengan sesuka hatinya. Alhasil, ketahuan juga kan bang. Dalam hal ini, biar saja Kepala Desa yang menanggung akibatnya,” tegasnya. (ts-21)

Loading...
loading...