Hindari Kerumunan, Penyelenggaraan Pasar Murah Perlu Adopsi Konsep ‘Drive Thru’

548
pengunjung Kampoeng Ramadhan bisa membeli dengan sistem drive thru untuk menghindari kerumunan.

tobasatu.com, Medan | Covid-19 atau Corona masih melanda Indonesia hingga memasuki bulan Ramadhan. Beberapa kegiatan sebagai upaya pemulihan ekonomi pun diadakan mengingat menjelang lebaran berbagai kebutuhan masyarakat ikut meningkat.

Gelaran milik pemerintah seperti Kampoeng Ramadhan dan Pasar Murah menjadi harapan berbagai kalangan. Sayangnya, diantara acara yang diadakan sebagai upaya pemulihan ekonomi ini harus mengundang kekecewaan karena saat gelaran berlangsung terjadi penumpukan atau kerumunan.

“Niat pemerintah baik untuk membantu masyarakat yang saat ini ekonominya serba sulit,  tapi sayangnya terjadi penumpukan massa. Harusnya bisa lebih diatur lagi bagaimana agar acara bisa berlangsung mengikuti protokol kesehatan. Mungkin kordinasi pemerintah aja sama crew di lapangan,” ujar Putri,  warga Medan Amplas yang berencana ingin ikut mengantri membeli sembako murah di Pancing.

Konsep Drive Thru yang sudah digelar di Kampoeng Ramadhan, lanjut Putri seharusnya bisa juga diadopsi di gelaran Pasar Murah,  atau bisa juga dengan konsep yang lebih baik lagi.  “Kordinasi aja kali yah yang di lapangan,  saya sebelumnya sudah berkunjung ke Kampoeng Ramadhan UMKM dan melihat di sana,  bagus juga konsepnya, ” katanya.

Konsep DRIVE THRU memang cukup baik untuk hindari kerumunan, hal ini juga diakui oleh tokoh muda Rico Waas yang telah berkunjung ke Kampoeng Ramadhan UMKM.

“Konsep Drive Thru ini sudah sangat baik, bahkan saya salut sama para anak muda sebagai EO penyelenggara punya konsep ini. Sehingga juga bisa membantu para UMKM yang mungkin menjadi terdampak karena covid19,” katanya.

Lanjutnya, penyelenggara event dalam masa pandemi ini diharap mampu mendalami cara-cara mengatur crowd/antrian agar tetap bisa menjaga jarak aman antar satu sama lain.

“Apabila nanti ke depannya akan ada lagi event, saran saya untuk EO atau penyelenggara untuk terus memerhatikan prosedur-prosedur kesehatan yang sudah ada seperti tetap adanya pengecekan suhu, mewajibkan penggunaan masker, menyediakan tempat cuci tangan dan yang paling penting harus benar-benar memerhatikan prosedur physical distancing,” harapnya. (ts-20)

BACA JUGA  Kampoeng Ramadhan UMKM, Solusi Pemulihan Ekonomi di Masa Covid-19
Loading...
loading...