Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1441 Hijriah Jatuh Pada Minggu 24 Mei

2013

 

tobasatu.com, Jakarta | Pemerintah menetapkan Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020. Penetapan ini dilakukan setelah Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat, Jumat (22/5).

Hasil sidang isbat menyatakan bahwa hilal atau penentu datangnya bulan baru penanggalan hijriah belum tampak. Karena itu Ramadan digenapkan atau disempurnakan menjadi 30 hari (istikmal).

Dua cara adalah hisab dengan perhitungan dan rukyat atau melihat langsung hilal. Kedua metode itu dinilai saling melengkapi.

“Ketinggian hilal di seluruh Indonesia di bawah ufuk. Dari 80 titik tidak melihat hilal,” kata Menteri Agama Fachrul Razi di Kementerian Agama di Jakarta usai memimpin sidang Isbat dilansir dari cnnindonesia.

Untuk memantau kedatangan bulan baru, Kemenag mengerahkan petugas yang telah diambil sumpahnya untuk memantau hilal. Tercatat ada 80 titik pengamatan hilal di 34 provinsi.

Salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam besar di Indonesia, Muhammadiyah sudah memutuskan lebih dulu bahwa lebaran jatuh pada Minggu (24/5). Penetapan diambil berdasarkan hasil hilal hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.

Dalam ketetapannya, Muhammadiyah menyebut tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta ( f= -07°48′ (LS) dan l= 110°21′ BT ) = +06°43’31” (hilal sudah wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu, bulan berada di atas ufuk.

Dari hasil sidang isbat, Hari Raya Idulfitri yang akan jatuh Minggu (24/5) akan dirayakan umat muslim dengan penuh prihatin karena pandemi corona. Selain situasi ekonomi yang sulit, warga dilarang mudik pada lebaran tahun ini. (ts/rel)

BACA JUGA  Hasil Sidang Isbat, Awal Puasa 1 Ramadan 1438 Hijriah Jatuh Sabtu 27 Mei
Loading...
loading...