Pemko Medan Diminta Ubah Skema Bantuan Sembako dengan Uang Tunai

892
Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga.

tobasatu.com, Medan | Pemerintah Kota Medan dinilai sudah saatnya merubah skema bantuan yang diberikan untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Bantuan yang saat ini diberikan dalam bentuk sembako, sudah saatnya digantikan dengan uang tunai agar roda perekonomian tetap bisa berputar. 

“Sudah saatnya kedepan Pemko Medan merubah skema bantuan sembako untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid- 19 digantikan dengan uang tunai karena itu yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya kalangan prasejahtera,” tutur Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga, Jumat (22/5/2020).

Bantuan berupa uang, tambah politisi Partai Gerindra itu, dapat dibelanjakan untuk kepentingan makanan ataupun untuk kebutuhan kebutuhan lainnya.

“Jika mereka bisa menghemat jumlah uang tunai yang diterima, tentu saja kebutuhan-kebutuhan yang lain sebagian bisa tertutup. Selain itu uang tunai itu bisa langsung diterima secara langsung oleh nama keluarga yang bersangkutan,” sebut Ihwan Ritonga.

Selain itu, penyaluran uang tunai dapat berpengaruh kepada perekonomian di daerah sehingga dapat berputar.

“Uang tersebut pasti akan dibelanjakan di mana dia bertempat tinggal, sehingga roda perputaran ekonomi bisa meningkatkan, daya beli juga bisa meningkat,” ujarnya.

Hal ini tambah Ihwan, berbeda halnya apabila bantuan kepada masyarakat disalurkan dalam bentuk sembako.

Penyaluran sembako, hanya menjadi ajang pemodal besar untuk mendapatkan keuntungan di tengah krisis pandemi. Pasalnya, penyaluran sembako dipastikannya akan melewati proses pengadaan lewat tender yang pasti akan dimenangkan oleh para kontraktor-kontraktor besar.

“Karena itu sebaiknya kedepan Pemko Medan perlu merubah bantuan sembako menjadi bantuan uang tunai,” sebut Ihwan. (ts-02)

BACA JUGA  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Ingatkan untuk Antisipasi Gelombang Kedua
Loading...
loading...