BI Temukan 2.698 Lembar Uang Palsu Hingga Mei 2020

459

tobasatu.com, Medan | Sebanyak 2.698 lembar uang palsu dari Januari hingga Mei 2020 ditemukan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (BI Sumut). 

Temuan itu berdasarkan hasil klarifikasi perbankan dan sekitar 30 lembar dari hasil pengolahan mesin sortasi di Kantor Perwakilan (KPw) BI Sumut. 

Hal tersebut disampaikan Kepala KPw BI Sumut, Wiwiek Sisto Widayat, Rabu (10/6).

“Sejak Januari hingga Mei 2020 memang kita temukan 2.698 lembar uang palsu. Menjelang  Idulfitri kemarin, bahkan terdapat kasus pencetakan dan pengedaran uang palsu di Kabupaten Deliserdang, dimana KPw BI juga melakukan koordinasi dengan Polres setempat terkait penanganan kasus ini,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pada 22 Mei 2020 lalu, dilakukan penangkapan dua orang tersangka pencetakan dan pengedaran uang palsu di Kabupaten Deliserdang. Selanjutnya, pada 23 Mei 2020 juga dilakukan penangkapan kembali satu orang pelaku pengedaran uang palsu lainnya. 

“Pencetakan uang palsu tersebut menggunakan mesin scan atau printer. Uang palsu yang diamankan oleh pihak Kepolisian antara lain, uang palsu Rp100 ribu (emisi 2016) sebanyak 226 lembar dan Rp50 ribu (emisi 2016) sebanyak 239 lembar,” pungkasnya.

Sementara, terkait realisasi outflow yang dikeluarkan oleh KPw BI Sumut dalam rangka memenuhi kebutuhan uang saat Idulfitri 2020 lalu, Wiwiek mengatakan outflow tercatat sebesar Rp2,52 triliun. 

“Sedangkan, hingga 4 Juni 2020 (H+7 Lebaran), tercatat realisasi inflow sebesar Rp3,81 triliun yang terdiri dari uang pecahan besar (UPB) sebesar Rp3,66 triliun dan uang pecahan kecil (UPK) sebesar Rp0,14 triliun,” ujarnya. (ts-20)

BACA JUGA  Terdampak Corona, Pertumbuhan Perekonomian Sumut Diperkirakan Melambat
Loading...
loading...