GTPP Covid-19 Kota Medan Dinilai Tak Maksimal Sosialisasikan Protokol Kesehatan

327
Pansus Covid-19 DPRD Medan melakukan peninjauan ke Pasar Petisah untuk melihat penerapan protokol kesehatan, Selasa (7/7/2020).

tobasatu.com, Medan | Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Medan dinilai tak maksimal dalam mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Pasalnya, saat Pansus Covid-19 DPRD Medan melakukan peninjauan ke Pasar Petisah untuk melihat penerapan protokol kesehatan, Selasa (7/7/2020), masih banyak ditemukan pedagang dan pengunjung yang tak menggunakan masker dan menjaga jarak.

Padahal, lokasi Pasar Petisah hanya beberapa meter dari Kantor GGTP Covid-19 Kota Medan di Jalan Rotan.

“Kita sangat kecewa dan menyayangkan kinerja GTPP. Kondisi Pasar Petisah sangat memprihatinkan, masih banyak pedagang yang tak pakai masker. Padahal di seberangnya ada Kantor Gugus Tugas, artinya, pengawasan mereka lemah,” kata Ketua Pansus Covid-19 DPRD Medan, Robi Barus, usai melakukan peninjauan.

Saat mengunjungi pasar itu, Robi mengaku jika pihaknya sempat menanyakan perihal tersebut kepada seorang petugas Gugus Tugas. Namun, Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu kaget mendengar jawaban dari petugas tersebut.

“Saya sempat nanya ke petugas Gugus Tugas mengenai pengawasannya. Dia jawab mereka tak tau. Padahal itu di depan mata mereka, tapi tak tahu, lha terus bagaimana yang dpinggiran Medan? Tampak tak serius gugus tugas melawan pandemi ini,” jelas didampingi sejumlah anggota Pansus lainnya.

Melihat kondisi itu, Robi dan anggota Pansus lainnya memaklumi jika angka peningkatan pasien positif Covid-19 terus naik. Menurutnya, hal itu disebabkan karena minimnya konsep GTPP Medan dalam menangani pandemi ini.

“Wajar saja, kalau hari ini masyarakat yang terpaparĀ  bertambah. Mereka (GTPP) tidak punya konsep dan tak jelas,” ucapnya.

“Perwal masih berlaku dan ada yang baru lagi, tapi sangat-sangat tidak berfungsi. Sanksinya tak ada, infrastrukturnya tidak ada dan belum memadai, pengawasannya juga tidak ada,” sambungnya.

Kepada masyarakat, ia berharap untuk taat menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Sebab, apapun langkah yang

Jika kinerja GTPP masih seperti ini, Robi menyarankan agar Gugus Tugas di Medan berganti nama.

“Kalau masih seperti ini terus, ya bagus namanya jangan Gugus Tugas lagi. Tapi jadi Gugus Tubol (Tunggu Bola). Ya habis kerjanya menunggu saja, yang di depan mata saja tak nampak apalagi yang di semak-semak,” ucapnya.

Kepada masyarakat, ia berharap untuk taat menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas. Sebab, apapun langkah yang dibuat pemerintah, tak akan berarti jika tanpa didukung masyarakat.

“Ya masyarakat diharapkan juga harus menaati protokol kesehatan. Jangan kucing-kucingan menerapkannya. Jangan kalau ada petugas saja baru pakai masker. Nggak ada artinya kalau seperti itu,” demikian Robi. (ts-02)

BACA JUGA  Ketua GTPP Covid-19 Kota Medan 3 Kali Mangkir Saat Diundang Rapat Pansus
Loading...
loading...