Kembali Buka, Lembur Kuring Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Bagi Pengunjung dan Karyawan

641
Setelah sempat terhenti operasionalnya akibat pandemi Covid-19, Restauran Lembur Kuring di Jl.Amir Hamzah, kembali buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat terhadap pengunjung dan karyawannya.

tobasatu.com, Medan | Restoran Lembur Kuring yang terletak di Jalan Amir Hamzah, Medan, Sumatera Utara, kembali buka setelah sempat terhenti operasionalnya selama tiga bulan akibat pandemi Covid-19.

Menurut Marketing Communication (Marcom) Lembur Kuring, Yasmin, seluruh operasional di Lembur Kuring dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

“Kita buka kembali terhitung tanggal 1 Juni kemarin, dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat sebagaimana diatur pemerintah,” tutur Yasmin kepada tobasatu.com, Sabtu (18/7/2020).

Seluruh ruangan disemprot cairan desinfektan serta sejumlah peralatan makan juga disterilkan.

Protokol kesehatan ini antara lain dilakukan dengan melakukan pengecekan suhu tubuh bagi pengunjung di pintu masuk utama, mewajibkan pengunjung dan seluruh karyawan untuk menggunakan masker, serta menyediakan dua unit wastafel untuk mencuci tangan.

“Jadi pengunjung yang datang wajib pakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun di wastafel yang disediakan serta dicek suhu tubuhnya. Jika suhu tubuh pengunjung di bawah 37,3 derajat, maka diperbolehkan masuk,” tutur Yasmin.

Sementara untuk pegawai, wajib mengenakan masker yang harus dua kali diganti, serta memakai face shield sebagai pelindung.

Sebelum kembali beroperasional, pihak manajemen Lembur Kuring menurut Yasmin juga telah melakukan penyemprotan di seluruh ruangan termasuk mushala dan toilet dengan cairan desinfektan dan mensterilkan peralatan makan, sehingga pengunjung tidak perlu merasa was-was.

Jam operasional Lembur Kuring menurutnya saat ini juga masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Jika sebelum terjadi pandemi Covid-19 restoran itu mulai buka pukul 11.00 WIB – pukul 22.00 WIB, maka saat ini jam operasionalnya mulai pukul 11.00 WIB pagi dan tutup pukul 21.00 WIB malam.

Tempat bermain anak pun juga ikut disemprot cairan desinfektan.

“Saat kita baru mulai buka pada tanggal 1 Juni kemarin malah tutupnya lebih cepat sekitar jam tujuh malam,” kata Yasmin.

Sementara itu meski sudah buka kembali sejak 1 Juni, kondisi pengunjung Lembur Kuring saat ini belum normal 100 persen.

“Belum pulih sepenuhnya seperti sebelum terjadi Corona. Saat ini masih sekitar 60-70 persen,” ujar Yasmin.

Hal ini menurutnya disebabkan saat ini Lembur Kuring belum menerima orderan untuk perayaan ulang tahun atau kegiatan seremonial yang menghadirkan massa yang banyak. Padahal, dari kegiatan-kegiatan seperti itulah mereka mendapatkan income yang besar.

“Jadi ada sekitar 30 persen pendapatan yang hilang karena kita belum bisa melayani orderan pesta ulang tahun atau kegiatan seremonial yang menghadirkan kerumunan,”ujar Yasmin.

Demi menjaga agar tidak terjadi kerumunan, restoran yang memiliki kapasitas 1.000 orang itu juga mengurangi meja dan kursi sehingga antara satu meja dengan meja yang lain terdapat jarak agar pengunjung merasa nyaman.

Yasmin juga menjelaskan, selama terjadi Covid-19, sejumlah menu andalan  Lembur Kuring yakni kepiting dan udang galah untuk sementara ditiadakan, karena bahan bakunya tidak tahan lama.

“Masih kita lihat dulu situasinya, sejak buka kembali 1 Juni kemarin menu kepiting dan udang galah masih kita tiadakan menunggu situasi kondusif,” ujar Yasmin.

Terkait kondisi karyawannya selama pandemi Covid-19, Lembur Kuring tetap mempekerjakan seluruh karyawan, meski terjadi rasionalisasi gaji karwan.

Menurut Yasmin, karyawan Lembur Kuring tidak ada yang di PHK alias dipecat, meski terjadi rasionalisasi gaji karyawan.

“Kita maklum selama pandemi Covid-19, semua pihak mengalami kesulitan termasuk para karyawan. Karena itulah manajemen memutuskan tidak melakukan PHK, namun mengurangi gaji karyawan. Jam kerja mereka juga dikurangi dengan cara masuk bergantian. Mungkin ini cara yang terbaik saat ini untuk bertahan,” ujar Yasmin. (ts-02)

Loading...
loading...