Alami Gangguan Kejiwaan, Pria di Asahan 20 Tahun Dipasung Keluarga

6233
Juliadi yang dipasung keluarga selama 20 tahun terakhir karena mengalami gangguan kejiwaan.

tobasatu.com, Asahan | Juliadi (46), warga Jalan Merak Lingkungan VII, Kelurahan Lestari, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, sejak 20 terakhir dipasung oleh keluarganya.

Anak dari pasangan Supandi (70) dan almarhumah Misnah itu dipasung keluarga karena mengalami gangguan kejiwaan.

Supandi yang merupakan ayah Juliadi menunjukkan surat kesehatan hasil pemeriksaan anaknya.

“Hal itu dilakukan sejak Juliadi duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pihak keluarga sebelumnya sudah pernah merawat Juliadi ke Rumah Sakit Jiwa di Medan pada tahun 1995 lalu,” ungkap  Supandi, Selasa (4/8/2020) ditemui wartawan di rumahnya.

Menurut Supandi, segala cara telah dilakukan untuk menyembuhkan Juliadi, akan tetapi, keadaannya tidak membaik.

“Bukannya mengalami kesembuhan, kondisi kejiwaan anak saya tersebut hari demi hari semakin memburuk dan sempat membuat keributan dengan cara memukul dan mengejar orang yang melintas dari depan rumah, akhirnya pihak keluarga telah sepakat untuk memasung Juliadi di dalam rumah,” jelasnya.

Supandi mengungkapkan, sebelumnya pihak keluarga sudah kerap kali melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Pemerintah.

“Namun, sampai saat ini belum adanya jawaban yang pasti,” ungkapnya dengan nada kesal.

Supandi yang merupakan pensiunan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) saat ini hanya bisa berharap kepada Pemerintah Kabupaten Asahan berserta jajarannya dapat membantu pengobatan untuk penyembuhan anak pertama dari empat bersaudara tersebut.

“Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 54 Tahun 2017 Tentang Penanggulangan Pemasungan Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa diundangkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 14 pada tanggal 5 Januari 2018 oleh Dirjen Peraturan Perundang-Undangan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,” harapnya. (ts-21)

Loading...
loading...