Pernikahan Putri Gubsu Edy Rahmayadi Tuai Simpati Masyarakat Sumut

1002
Pernikahan putri Gubsu Edy Rahmayadi berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

tobasatu.com, Medan | Seharian ini lini masa media sosial dipenuhi dengan kabar gembira dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan sang istri Nawal Lubis, Minggu (9/8/2020).

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo hadir menjadi saksi pernikahan Gubsu Edy Rahmayadi.

Edy dan Nawal menggelar akad nikah putri kedua mereka, Siti Andira Ramayana, yang disunting Arifuddin Maulana Basri, yang merupakan putra pasangan Basri Muhammad dan Maslina Pasaribu.

Akad nikah berlangsung hikmat dengan mengikuti protokol kesehatan, di tengah pandemi Covid-19.

Berbeda dari lazimnya pesta pernikahan yang meriah, akad nikah yang berlangsung di rumah dinas Gubernur di Jalan Sudirman No.41 Medan itu berlangsung sederhana dengan jumlah tamu yang dibatasi hanya pihak keluarga.

Gubsu Edy Rahmayadi menikahkan langsung putrinya, disaksikan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Di dalam undangan yang disebar, pihak keluarga telah terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mengundang para tetamu undangan untuk hadir secara fisik.

Pihak keluarga mempelai pun menyertakan cake (kue) lezat beraroma kayu manis kepada tamu undangan.

“Sehubungan dengan kondisi Covid-19, kami memohon maaf dan mohon keikhlasannya kami tidak dapat mengundang orang-orang yang kami hormati pada acara pernikahan putri kami. Atas doan dan restu, maaf dan keikhlasan bapak/Ibu, tuan guru, tokoh agama dan tokoh masyarakat, kami mengucaokan terima kasih,” tutur Gubsu Edy Rahmayadi sebagaimana tertulis dalam pesan di dalam undangan yang beredar.

Hal ini menimbulkan simpati di tengah masyarakat Sumatera Utara. Apalagi dalam berbagai unggahan foto, pihak keluarga mempelai terlihat mengenakan masker dan face shield (penutup wajah yang terbuat dari plastik mika).

Di berbagai platform media sosial, netizen mengunggah momen yang terbilang langka tersebut, seraya menyampaikan doa agar sang pengantin menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah.

“Sungguh patut ditiru perayaan pernikahan anak pak Edy Rahmayadi, Gubernur Sumut. Isi pemberitahuan undangannya permintaan maaf tak bisa mengundang karena pandemi Covid 19, alih-alih layaknya walimah yang biasa menerima kado, penerima pemberitahuan maaf malah diberi sekotak ‘cake’ lezat beraroma kayu manis yang bercita rasa wah. Kita yang menerimanya langsung bisa ikut merasakan kebahagiaan dan suka cita keluarga baru tersebut,” tutur Linova, seorang jurnalis tv yang menerima undangan dari Gubsu Edy Rahmayadi.

Protokol Kesehatan yang Ketat

Sesuai arahan Gubernur sebelumnya terkait pelaksanaan akad nikah putrinya, jumlah undangan benar-benar dibatasi untuk keluarga. Kemudian, penerapan protokol kesehatan benar-benar diberlakukan secara ketat termasuk di antaranya pengaturan jarak kursi, wajib memakai masker atau face shield, tidak bersalaman dan lainnya.

Prosesi diawali dengan permohonan izin dan permintaan restu oleh Siti Andira Ramayana kepada kedua orang tua. Dilanjutkan dengan penyambutan calon mempelai pria dan pembacaan ijab kabul. Menatap dan menjabat tangan Gubernur Edy dengan penuh keyakinan, Arifuddin yang mengenakan teluk belanga kombinasi warna putih dan abu-abu mengucapkan ijab kabul dengan lantang dalam satu tarikan nafas. Hadir sebagai saksi mempelai wanita mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan saksi mempelai pria Plt Gubenur Aceh Nova Iriansyah.

Kemudian, pengantin duduk bersama di pelaminan dan mendengarkan nasehat pernikahan oleh Ustaz Tengku Zulkarnain. Disambung dengan acara sungkeman atau yang biasa disebut angkat sembah dalam adat Melayu.

Duduk dihadapan kedua orang tuanya, Siti Andira memberikan peluk dan cium sambil mengucap maaf. Air matanya pun jatuh menitik tak terbendung kala berpelukan dengan sang ayah Gubernur Edy Rahmayadi.

Saat ditemui di sela-sela acara, Gubernur Edy mengungkapkan rasa bahagianya sekaligus haru telah menikahkan putrinya yang kedua dengan proses yang lancar dan disiplin protokol kesehatan selama acara berlangsung.

“Mudah-mudahan acara ini berkah. Saya sungguh bahagia sekaligus terharu, saya minta doa untuk putri saya. Dan mohon maaf, saya tidak bisa mengundang banyak pihak,” ucapnya.

Menambah khidmat upacara akad, diselenggarakan pula upara Tepung Tawar sebagai bentuk rasa syukur dan gembira serta meminta restu dari sanak saudara dan undangan. Selain orang tua dan saksi pernikahan, tetamu yang ikut tepung tawar pengantin yakni Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dan Wakil Ketua TP PKK Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Sekretaris Daerah Sumut R Sabrina, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah, Kapolda Sumut Martuani Sormin dan Kajatisu Amir Yanto.

Acara berakhir dan ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pengantin tanpa bersalaman dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tetamu kemudian dipersilahkan menikmati hidangan makanan yang telah tersaji. (ts-02)

Loading...
loading...