HUT ke-75 RI : Jokowi Kenakan Pakaian Adat NTT, Gubsu Edy dan Ijeck Kompak Berteluk Belanga

956
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wagubsu Musa Rajekshah dan segenap unsur Forkopimda mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI secara virtual yang disiarkan dari Istana Negara.

tobasatu.com, Medan | Pandemi Covid-19 membuat peringatan detik-detik Proklamasi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, Senin (17/8/2020). Peserta upacara pun dibatasi dan dilakukan secara virtual.

Di Jakarta, Detik-Detik Proklamasi dan upacara pengibaran Bendera Merah Putih hanya diikuti Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin didampingi sang istri Wury Ma’ruf Amin, Ketua MPR Bambang Susetyo, Ketua DPR Puan Maharani, serta Menteri Agama Fachrul Razi.

Presiden Jokowi dalam kesempatan itu terlihat mengenakan pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Wapres Ma’ruf Amin mengenakan pakaian adat Melayu.

Sementara di Sumut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Wagubsu Musa Rajekshah terlihat kompak mengenakan Teluk Belanga, yang merupakan pakaian adat Melayu, saat mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI secara virtual di Rumah Dinas Gubsu di Jalan Sudirman No.41, Medan.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wagubsu Muisa Rajekshah kompak mengenakan teluk belanga yang merupakan pakaian adat Melayu.

Gubernur dalam kesempatan itu mengenakan teluk belanga putih yang dipadu dengan songket berwarna oranye dan Wagub mengenakan teluk belanga putih yang dipadu dengan songket merah.

Meski secara virtual namun detik-detik proklamasi secara virtual yang juga diikuti jajaran Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) diantaranya Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin itu berlangsung hikmat.

“Mungkin seumur-umur, seluruh dunia terkhusus di Indonesia dalam HUT Kemerdekaan ke-75 RI mengalami hal ini (pandemi). Kita menggunakan atribut (alat pelindung diri) seperti ini, harus tertutup wajah, tertutup mulut, tapi kekhidmatan tidak boleh terganggu. Inilah hari sakralnya Republik Indonesia, merdekanya RI. Semoga ini menggugah kita semua untuk mengisi kemerdekaan RI,” kata Gubsu Edy Rahmayadi.

Gubernur juga berpesan, momentum HUT Kemerdekaan ke-75 RI dijadikan pemicu semangat dalam membangun Sumut. Para pemuda juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tuntutan ke depan. Sebab pemuda adalah generasi penerus yang akan membuat wajah Sumut patut dibanggakan.

BACA JUGA  HUT ke-75 Kemerdekaan RI, 14.660 Napi di Sumut Dapat Remisi

Kapolda Sumut Martuani Sormin mengharapkan kepada seluruh masyarakat Sumut untuk menjaga, merawat, memelihara dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, menurutnya tujuan kemerdekaan itu untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan.

“Mari kita tetap jaga dan pertahankan NKRI ini,” ujar Martuani.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumut Baskami Ginting mengatakan pada masa pandemi ini semangat masyarakat jangan kendor.

“Semangat ini harus ditingkatkan terus, jangan kendor. Kita berdoa supaya pandemi Covid-19 ini cepat berlalu,” ujar Baskami.

Sebelumnya, Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Istana Presiden RI Jakarta terasa khidmat. Presiden RI Joko Widodo menjadi Inspektur Upacara dengan mengenakan pakaian adat NTT.

Meski dilakukan secara virtual, suasana di Pendopo Rumah Dinas pagi itu sangat terasa seperti yang dirasakan di Istana. Secara tidak langsung, Gubernur beserta Forkopimda plus Sumut menjadi undangan Detik-detik Proklamasi HUT RI di Istana. Pada pukul 10:17 WIB, terdengar sirene menandakan bahwa seluruh masyarakat harus bersikap sempurna.

Turut hadir Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah, Wakil Kepala Kejati Sumut Hendrik Pattipeilohy, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut R Sabrina, Danlantamal I Belawan Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Esron SB Sinaga, Kabinda Sumut Brigen TNI Ruruh Setyawibawa, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb JH Ginting, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Wiwiek Sisto. (ts-02)