KRI Usman Harun-359 Tangkap Dua Kapal Ikan Asing Vietnam di Laut Natuna Utara

208
Prajurit TNI AL saat menangkap salah satu kapal ikan asing di Laut Natuna Utara.(foto : ist).

tobasatu.com, Belawan I Kapal perang KRI Usman Harun dengan nomor lambung 359 menangkap dua kapal ikan asing berbendera Vietnam sedang melakukan kegiatan illegal fishing di wilayah Perairan Laut Natuna Utara, Sabtu (19/9/2020).

Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K,S.E,M.M, melalui siaran persnya menyampaikan hal itu kepada wartawan melalui Pabanpen Lantamal-I di Belawan, Minggu (20/9/2020) siang.

Dalam siaran pers tersebut disampaikan, penangkapan berawal saat KRI Usman Harun – 359 dengan Komandan Kapal Kolonel Laut (P) Binsar Alfret Syaiful Sitorus, SE, melaksanakan patroli rutin di Perairan Laut Natuna Utara, di bawah kendali opeasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla Koarmada I).

Dalam patroli tersebut, KRI Usman Harun-359 mendeteksi Kapal Ikan Asing (KIA) yang dicurigai sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan menggunakan jaring di wilayah Laut Natuna Utara yang merupakan Perairan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia.

Menyadari didekati KRI Usman Harun-359, kedua kapal asing tersebut berusaha melarikan diri, dengan cara melepas jaring kelaut dan menambah kecepatan kapal serta berpencar menjauh menghindari KRI Usman Harun-359.

Menyikapi hal tersebut, Komandan Kapal Perang KRI Usman Harun-359, memerintahkan untuk melaksanakan peran tempur yang akan dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggeledahan.

Dalam pengejaran tersebut prajurit TNI AL ini memberlakukan prosedur dengan memberikan isyarat agar kapal asing berbendera Vietnam itu berhenti, namun kedua kapal ikan asing tersebut tidak mengindahkan.

Setelah dilakukan pengejaran dengan melakukan manuver, akhirnya kapal ikan asing target yang dikejar berhasil dihentikan dan Komandan  KRI Usman Harun-359 memerintahkan untuk menurunkan tim VBSS (Visit Board Search and Seizure) dengan menggunakan Rubber Inflatable Boat (RIB) untuk melaksanakan penangkapan dan pemeriksaan.

Setelah berhasil dilakukan pemeriksaan, terhadap satu kapal ikan asing berbendera Vietnam tersebut bernama BV5075TS dengan 10 orang Anak Buah Kapal (ABK).

Setelah menguasai keadaan,  KRI Usman Harun-359 kembali mengejar satu unit kapal ikan yang melarikan diri di laut tersebut, namun tdak memerlukan waktu lama kapal ikan asing dengan nomor lambung BV92658TS, dengan ABK tiga orang dapat dihentikan, kemudian dilakukan pemeriksaan kapal ikan asing tersebut diduga melakukan penangkapan ikan di Perairan Landas Kontinen Indonesia tanpa memliki izin.

Setelah kedua kapal ikan asing berbendera Vietnam tersebut berhasil ditangkap, selanjutkan dikawal menuju Lanal Ranai untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Panglima Koarmada I ini mengatakan, kedua kapal ikan asing berbendera Vietnam tersebut diduga melanggar Pasal 93 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) UU No.45 tahun 2009 tentang Perikanan, karena telah melakukan pelanggaran, berupa mengoperasikan kapal penangkap ikanberbendera asing di ZEE Indonesia. (ts-14)

Loading...
loading...